Key insights and market outlook
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menandatangani perjanjian dengan PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE) untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 50 MW dengan investasi Rp 900 miliar. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk membangun kota yang berkelanjutan dan berbasis energi hijau di ibu kota baru, Nusantara. PLTS ini akan dibangun di lokasi dengan tingkat irradiasi tertinggi di kawasan Nusantara, mendukung komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi energi.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menandatangani perjanjian penting dengan PT Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE), sebuah joint venture antara PLN Nusantara Renewables dan SembCorp Utilities Pte. Ltd. dari Singapura, untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 50 MW di ibu kota baru Indonesia, Nusantara. Proyek senilai Rp 900 miliar ini merupakan langkah krusial dalam mewujudkan visi kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pembangunan PLTS ini merupakan komponen krusial infrastruktur Nusantara, mendukung visi pemerintah Indonesia untuk membangun sustainable forest city. Dengan memprioritaskan energi hijau, proyek ini tidak hanya membantu meminimalkan jejak karbon ibu kota baru tetapi juga menjadi preseden bagi pembangunan perkotaan di Indonesia. Menurut Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, kerja sama ini menunjukkan komitmen terhadap program nyata dan terukur yang mewujudkan konsep kota beremisi rendah, efisien, dan selaras dengan alam.
Proyek ini diharapkan menjadi fondasi infrastruktur energi Nusantara, menyediakan sumber energi bersih dan terbarukan. Ini mencerminkan strategi yang lebih luas untuk memanfaatkan teknologi hijau dan investasi guna mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan ibu kota baru Indonesia.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PLTS
Investasi Rp 900 Miliar di IKN