Indonesia's Oil Lifting Reaches 605,000 Barrels Per Day, Minister Bahlil Lahadalia Seeks Breakthroughs
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 31
Sources1 verified

Lifting Minyak Indonesia Tembus 605 Ribu Barel Per Hari, Menteri Bahlil Lahadalia Cari Terobosan

Tim Editorial AnalisaHub·31 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Lifting minyak Indonesia telah mencapai 605.000 barel per hari pada 2025, melebihi produksi tahun sebelumnya dan memenuhi target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatribusikan capaian ini pada penggunaan teknologi mutakhir seperti fracking, Enhanced Oil Recovery (EOR), dan horizontal drilling. Pemerintah juga mendorong percepatan eksplorasi potensi minyak dan gas, terutama di Indonesia Timur, melalui skema kerja sama dan insentif yang lebih menarik.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Lifting Minyak Indonesia Tembus Rekor Baru

Menteri Bahlil Lahadalia Berikan Penghargaan pada Teknologi Mutakhir

Lifting minyak Indonesia telah mencapai capaian yang signifikan, dengan produksi mencapai 605.000 barel per hari pada 2025. Capaian ini merupakan bukti dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak dan mengurangi ketergantungan pada impor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa penggunaan teknologi mutakhir seperti fracking, Enhanced Oil Recovery (EOR), dan horizontal drilling telah memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan produksi ini.

Percepatan Eksplorasi dan Skema Kerja Sama

Pemerintah juga mendorong percepatan eksplorasi potensi minyak dan gas, terutama di Indonesia Timur, melalui skema kerja sama dan insentif yang lebih menarik. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi di sektor ini dan meningkatkan produksi di tahun-tahun mendatang. Selain itu, pemerintah juga melaksanakan kebijakan untuk mendukung pengembangan lapangan minyak dan gas skala kecil, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada produksi minyak dan gas negara.

Kebijakan Minyak dan Gas yang Pro-Rakyat

Menteri Bahlil Lahadalia juga menekankan komitmen pemerintah untuk melaksanakan kebijakan minyak dan gas yang pro-rakyat. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat lokal dan memastikan bahwa industri minyak dan gas memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi negara. Pemerintah juga telah meluncurkan program untuk mengaktifkan kembali sumur-sumur yang tidak aktif dan memberikan dukungan kepada produsen minyak dan gas skala kecil.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, lifting minyak Indonesia telah mencapai rekor baru, dengan produksi mencapai 605.000 barel per hari pada 2025. Upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak dan mengurangi ketergantungan pada impor telah membayar, dan penggunaan teknologi mutakhir telah memberikan kontribusi yang signifikan pada peningkatan produksi ini. Komitmen pemerintah untuk melaksanakan kebijakan minyak dan gas yang pro-rakyat juga diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lokal dan memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi negara.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Oil and Gas ProductionEnergy PolicyEconomic Development

Key Events

1

Oil Lifting Increase

2

Accelerated Exploration

3

Pro-People Oil and Gas Policy

Timeline from 1 verified sources