Key insights and market outlook
Produksi minyak Indonesia mencapai 604.825 barel per hari (bph) hingga 23 Desember 2025, masih di bawah target APBN 2025 sebesar 605.000 bph 1
Produksi minyak Indonesia mencapai 604.825 barel per hari (bph) hingga 23 Desember 2025, menurut SKK Migas 1
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengaitkan kesenjangan produksi dengan berbagai masalah operasional. Kebocoran dan kerusakan pipa di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan pipa milik ExxonMobil, telah berdampak signifikan terhadap produksi harian. Insiden-insiden ini diidentifikasi sebagai faktor utama yang menghambat pencapaian kapasitas produksi penuh.
Para ahli menyoroti bahwa sektor energi Indonesia menghadapi tantangan tambahan dalam mempercepat pemanfaatan gas bumi. Menurut Abra Talattov dari INDEF, tiga masalah besar menghambat kemajuan: keterbatasan infrastruktur, ketidakpastian pasokan dari produksi hulu, dan perubahan skema pembiayaan jaringan gas yang tidak lagi didukung APBN sejak 2023 2
Tren produksi saat ini dan tantangan di sektor minyak dan gas memiliki implikasi signifikan bagi kebijakan energi Indonesia dan target Net Zero Emission 2060. Kesenjangan antara target produksi dan kinerja aktual di sektor minyak, ditambah dengan kurang optimalnya pemanfaatan gas bumi, menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur komprehensif dan stabilisasi rantai pasokan.
Oil Production Shortfall
Natural Gas Infrastructure Challenges