Indonesia's Oil Production Faces Challenges in Meeting 2025 Target
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 24
Sources2 verified

Produksi Minyak Indonesia Menghadapi Tantangan dalam Mencapai Target 2025

Tim Editorial AnalisaHub·24 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Produksi minyak Indonesia mencapai 604.825 barel per hari (bph) hingga 23 Desember 2025, masih di bawah target APBN 2025 sebesar 605.000 bph 1

. Masalah operasional seperti kebocoran dan kerusakan pipa di wilayah Aceh dan Sumatera Utara menjadi penghambat. Sementara itu, para ahli menyoroti tantangan dalam mempercepat pemanfaatan gas bumi, dengan keterbatasan infrastruktur dan ketidakpastian pasokan sebagai hambatan utama 2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Produksi Minyak Indonesia Menghadapi Tantangan dalam Mencapai Target 2025

Status Produksi Saat Ini

Produksi minyak Indonesia mencapai 604.825 barel per hari (bph) hingga 23 Desember 2025, menurut SKK Migas 1

. Angka ini masih 175 bph di bawah target APBN 2025 sebesar 605.000 bph. Keterlambatan produksi terjadi meskipun sebelumnya diprediksi target tahun ini dapat terlampaui, dengan perkiraan antara 606.000–607.000 bph.

Tantangan Operasional

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengaitkan kesenjangan produksi dengan berbagai masalah operasional. Kebocoran dan kerusakan pipa di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan pipa milik ExxonMobil, telah berdampak signifikan terhadap produksi harian. Insiden-insiden ini diidentifikasi sebagai faktor utama yang menghambat pencapaian kapasitas produksi penuh.

Tantangan Sektor Gas Bumi

Para ahli menyoroti bahwa sektor energi Indonesia menghadapi tantangan tambahan dalam mempercepat pemanfaatan gas bumi. Menurut Abra Talattov dari INDEF, tiga masalah besar menghambat kemajuan: keterbatasan infrastruktur, ketidakpastian pasokan dari produksi hulu, dan perubahan skema pembiayaan jaringan gas yang tidak lagi didukung APBN sejak 2023 2

.

Implikasi bagi Kebijakan Energi

Tren produksi saat ini dan tantangan di sektor minyak dan gas memiliki implikasi signifikan bagi kebijakan energi Indonesia dan target Net Zero Emission 2060. Kesenjangan antara target produksi dan kinerja aktual di sektor minyak, ditambah dengan kurang optimalnya pemanfaatan gas bumi, menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur komprehensif dan stabilisasi rantai pasokan.

Sumber

  1. [Kontan - Lifting Minyak Baru Capai 604.825 Barel](
  2. [Kontan - Pakar Ungkap 3 Masalah Utama dalam Percepatan Penggunaan Gas Bumi](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Oil ProductionEnergy PolicyNatural Gas Utilization

Key Events

1

Oil Production Shortfall

2

Natural Gas Infrastructure Challenges

Timeline from 2 verified sources