Key insights and market outlook
Industri pinjaman daring (pinjol) Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar di 2026 akibat meningkatnya tingkat wanprestasi, dengan rasio tunggakan 90 hari (TWP90) yang naik signifikan. Para ahli mengingatkan bahwa beban bunga tinggi dan tekanan mental peminjam menjadi faktor utama, terutama pada segmen pinjaman konsumtif. Untuk menjaga TWP90 tetap sehat, pelaku industri disarankan untuk memperkuat penilaian kredit, memprioritaskan sektor produktif seperti UMKM, dan mengimplementasikan strategi mitigasi risiko yang kuat termasuk asuransi dan monitoring dinamis.
Industri pinjaman daring (pinjol) Indonesia berada di ambang tantangan besar di 2026 seiring dengan meningkatnya rasio tunggakan 90 hari (TWP90). Menurut Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, lonjakan TWP90 terutama disebabkan oleh beban bunga tinggi dan meningkatnya tekanan mental peminjam, khususnya pada segmen pinjaman konsumtif yang dominan.
Implementasi kecerdasan buatan (AI) dan penilaian kredit canggih menggunakan data alternatif seperti media sosial dan transaksi digital dipandang sebagai inovasi strategis. Namun, para ahli mengingatkan bahwa tanpa regulasi yang tepat, hal ini dapat menyebabkan masalah privasi data atau bias algoritma yang mengakibatkan diskriminasi peminjam.
Rising P2P Lending Default Rates
TWP90 Ratio Increase
Regulatory Challenges in Fintech