Key insights and market outlook
Meskipun beberapa platform pinjaman online keluar dari pasar, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) tetap optimis terhadap prospek industri. Hingga November 2025, outstanding pinjaman online tumbuh 25,45% YoY menjadi Rp94,85 triliun. Pelaku industri diharapkan fokus pada penguatan manajemen risiko dan diversifikasi produk untuk tetap kompetitif.
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) tetap optimis terhadap prospek industri pinjaman online meskipun beberapa platform keluar dari pasar sejak Desember 2023. Hingga November 2025, industri ini mencatat Rp94,85 triliun outstanding pinjaman, mewakili pertumbuhan 25,45% year-on-year. Trajektori pertumbuhan positif ini menunjukkan ketahanan industri di tengah konsolidasi.
Ketua AFPI Entjik S. Djafar menjelaskan bahwa keluarnya platform merupakan proses seleksi alam, terutama untuk industri yang relatif baru. Beberapa perusahaan mengembalikan izinnya secara sukarela, sementara yang lain dicabut izinnya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Alasan keluarnya bervariasi, termasuk keinginan untuk fokus pada bisnis inti, memiliki lini bisnis keuangan yang serupa, atau masalah dengan pinjaman bermasalah (NPL).
Untuk tetap kompetitif, pelaku industri disarankan untuk fokus pada penguatan manajemen risiko melalui SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) OJK dan diversifikasi produk untuk memasukkan opsi pembiayaan produktif. Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, menekankan pentingnya credit scoring yang ketat, monitoring rutin, dan kolaborasi dengan perusahaan asuransi untuk menjaga portofolio pinjaman yang sehat.
Keluarnya beberapa platform terbaru dipandang sebagai bagian dari proses pembersihan industri. Heru Sutadi mencatat bahwa banyak platform yang keluar gagal memenuhi persyaratan ekuitas minimum Rp12,5 miliar, menyoroti perlunya profesionalisme yang lebih tinggi dalam industri. Langkah-langkah regulasi OJK diharapkan menghasilkan ekosistem pinjaman online yang lebih berkelanjutan dan kuat di Indonesia.
P2P Lending Growth
Platform Exits
Regulatory Compliance