Key insights and market outlook
Impor kertas Indonesia meningkat menjadi $1,69 miliar pada semester I 2025, meskipun produksi dalam negeri dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal. Kementerian Perindustrian menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi industri pulp dan kertas dalam negeri, termasuk peningkatan kompetisi dari impor China, langkah quality control di India, harga gas yang tinggi, dan masalah rantai pasokan. Nilai impor ini meningkat dibandingkan $1,53 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Impor kertas Indonesia mencapai $1,69 miliar pada semester I 2025, meningkat dari $1,53 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kementerian Perindustrian mengungkapkan keprihatinan tentang tren ini meskipun produksi dalam negeri dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Kementerian mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang mempengaruhi industri pulp dan kertas dalam negeri:
Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menyatakan bahwa tren impor ini sedang diawasi ketat. Nilai total impor produk kertas mencapai $3,2 miliar pada 2023, meningkat menjadi $3,4 miliar pada 2024, dan diproyeksikan mencapai $3,6 miliar pada 2025. Ardika menekankan bahwa produksi dalam negeri mampu memenuhi hampir semua kebutuhan kertas, namun impor tetap tinggi.
Paper Import Surge in 2025
Domestic Industry Challenges