Key insights and market outlook
Paspor Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam mobilitas global di 2026, dengan 91 negara dan wilayah dapat diakses melalui perjalanan bebas visa, visa on arrival, atau otorisasi perjalanan elektronik. Paspor Indonesia menempati peringkat ke-59 dalam peringkat kekuatan paspor global dengan jangkauan global 46%. Secara spesifik, 43 negara menawarkan akses bebas visa bagi WNI, sementara 43 negara lainnya menyediakan visa on arrival, dan 5 negara membutuhkan otorisasi perjalanan elektronik.
Paspor Indonesia menjadi semakin kuat pada tahun 2026, memungkinkan WNI mengakses 91 negara dan wilayah melalui berbagai skema kemudahan perjalanan. Perkembangan ini menandai peningkatan signifikan dalam mobilitas global Indonesia, mencerminkan peningkatan kedudukan internasional dan hubungan diplomatik yang lebih kuat.
Paspor Indonesia saat ini berada di peringkat ke-59 dalam peringkat kekuatan paspor global, dengan jangkauan global sebesar 46%. Ini berarti WNI dapat mengunjungi hampir setengah dari negara-negara di dunia tanpa perlu proses visa konvensional. 91 negara dan wilayah yang dapat diakses terbagi dalam tiga kategori utama: perjalanan bebas visa, visa on arrival, dan otorisasi perjalanan elektronik.
Pemegang paspor Indonesia kini dapat menikmati perjalanan bebas visa ke 43 negara, memudahkan mereka merencanakan perjalanan internasional untuk liburan, bisnis, atau kunjungan keluarga. Akses bebas visa ini menghilangkan kebutuhan akan permohonan visa di muka, menyederhanakan pengaturan perjalanan dan meningkatkan mobilitas secara keseluruhan.
Selain negara bebas visa, WNI juga dapat mengakses 43 negara melalui skema visa on arrival (VoA). Fasilitas ini memungkinkan wisatawan memperoleh visa saat tiba di negara tujuan, biasanya untuk jangka waktu tertentu. Selanjutnya, 5 negara kini menawarkan otorisasi perjalanan elektronik (eTA), memberikan lapisan kenyamanan tambahan bagi wisatawan Indonesia.
Peningkatan mobilitas global yang diberikan oleh paspor Indonesia yang semakin kuat memiliki implikasi signifikan bagi berbagai kelompok, termasuk wisatawan bisnis, turis, dan WNI yang tinggal di luar negeri. Dengan akses yang lebih mudah ke lebih banyak negara, WNI kini dapat menjelajahi destinasi baru, terlibat dalam aktivitas bisnis internasional, dan menjaga hubungan yang lebih kuat dengan keluarga dan teman yang tinggal di luar negeri.
Ketika Indonesia terus memperkuat hubungan diplomatik dan kehadiran globalnya, peningkatan lebih lanjut dalam kekuatan paspor dan kemudahan perjalanan dapat diharapkan. Pemerintah kemungkinan akan terus bekerja untuk memperluas akses bebas visa dan meningkatkan perjanjian fasilitasi perjalanan dengan negara-negara lain, yang berpotensi menghasilkan mobilitas global yang lebih besar bagi WNI di masa depan.
Enhanced Global Mobility for Indonesian Passport Holders
Increased Visa-Free Travel Access