Key insights and market outlook
Pertumbuhan industri dana pensiun Indonesia diperkirakan akan tetap terkendala pada 6-8% di tahun 2026 karena ketergantungannya yang tinggi pada pekerja sektor formal. Para ahli memperingatkan bahwa perlambatan ekonomi dan PHK dapat semakin melemahkan pertumbuhan. Total aset industri ini mencapai Rp1.647,49 triliun per Oktober 2025, tumbuh 9,82% YoY. Partisipasi dana pensiun masih rendah, sekitar 5% dari populasi.
Pertumbuhan industri dana pensiun Indonesia sangat bergantung pada jumlah pekerja di sektor formal. Hingga 2025, tingkat partisipasi industri ini masih rendah, sekitar 5% dari populasi. Para ahli memperingatkan bahwa ketergantungan ini menimbulkan risiko signifikan terhadap prospek pertumbuhan industri.
Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios, menyatakan bahwa meningkatkan partisipasi sukarela akan sulit karena saat ini hanya 5,5 juta dari hampir 30 juta peserta. Dia memproyeksikan pertumbuhan akan terbatas pada 6-8% di 2026, terutama didorong oleh iuran wajib dari pekerja formal.
Per Oktober 2025, total aset industri dana pensiun mencapai Rp1.647,49 triliun, mewakili pertumbuhan 9,82% YoY. Rinciannya menunjukkan:
Industri ini menghadapi tantangan baik dari kondisi ekonomi maupun keterbatasan struktural. Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, melaporkan nilai aset dan tingkat pertumbuhan saat ini. Lintasan pertumbuhan industri akan tergantung pada berbagai faktor termasuk stabilitas ekonomi, tingkat pekerjaan, dan kinerja investasi.
Pension Fund Growth Projection
Industry Asset Growth Report