Indonesia's Pharmaceutical Industry Warns of Drug Shortages as Salt Imports Halt Looms
Back
Back
7
Impact
8
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources2 verified

Industri Farmasi Indonesia Wanti-Wanti Kekurangan Obat Akibat Penghentian Impor Garam

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri farmasi Indonesia mengkhawatirkan potensi kekurangan obat di 2025 akibat rencana penghentian impor garam. Sektor ini masih 100% bergantung pada impor garam farmasi dengan kebutuhan tahunan mencapai 5.200 ton. Produsen lokal saat ini belum mampu memenuhi permintaan ini dengan kapasitas produksi hanya 120-360 ton per tahun 1

2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Industri Farmasi Wanti-Wanti Potensi Kekurangan Obat

Dampak Penghentian Impor Garam

Industri farmasi Indonesia mengkhawatirkan potensi konsekuensi dari penghentian impor garam pada 2025. Sektor ini masih 100% bergantung pada impor garam farmasi dengan kebutuhan tahunan mencapai 5.200 ton 1

. Saat ini, seluruh kebutuhan tersebut dipenuhi melalui impor karena produksi lokal masih jauh di bawah kebutuhan.

Keterbatasan Kapasitas Produksi Lokal

Menurut Elfiano Rizaldi, Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia, produsen lokal masih belum mampu memenuhi kebutuhan industri. Kapasitas produksi garam farmasi lokal saat ini hanya berkisar antara 120-360 ton per tahun, jauh di bawah kebutuhan industri 2

. Meskipun ada rencana ekspansi dengan tiga produsen lokal tambahan yang sedang dalam proses, mereka masih dalam tahap pengujian stabilitas dan registrasi yang diperkirakan memakan waktu 7-8 bulan sebelum produk mereka dapat digunakan dalam produksi obat 2.

Produk Farmasi Kritis yang Terpengaruh

Kekurangan garam farmasi akan berdampak pada produksi obat-obatan kritis, terutama cairan infus seperti NaCl 0,9% dalam berbagai ukuran dan Ringer Laktat, yang sangat penting dalam perawatan medis 1

. Industri farmasi menggunakan garam farmasi baik sebagai bahan baku aktif maupun eksipien dalam berbagai formulasi.

Kekhawatiran Pemangku Kepentingan Industri

Pemangku kepentingan industri mendesak pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan potensi konsekuensi dari penghentian impor garam. Dampak langsung akan dirasakan dalam produksi obat-obatan esensial, berpotensi menyebabkan kekurangan obat dan mengganggu layanan kesehatan. Industri meminta pendekatan yang seimbang antara pengembangan kapasitas produksi garam lokal dan keberlanjutan produksi farmasi 1

2.

Sumber

  1. [Kontan - Industri Farmasi Wanti-Wanti Dampak Setop Impor Garam](
  2. [Kontan - Industri Farmasi Khawatir: Stop Impor Garam Ancam Obat 2025](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Pharmaceutical IndustrySalt ImportsDrug ManufacturingHealthcare Policy

Key Events

1

Potential Drug Shortages

2

Salt Import Policy Change

3

Pharmaceutical Production Impact

Timeline from 2 verified sources