Indonesia's Provincial Minimum Wages Rise 6-7% for 2026 Amid Economic Pressures
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 25
Sources7 verified

Upah Minimum Provinsi di Indonesia Naik 6-7% untuk 2026 di Tengah Tekanan Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·25 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sebanyak 36 provinsi di Indonesia telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, dengan kenaikan antara 6-7% 2

. Penyesuaian ini mengikuti peraturan pemerintah baru (PP No. 49/2025) yang memungkinkan rentang alfa 0,5-0,9 dalam perhitungan upah 1. Sementara beberapa provinsi seperti Jakarta menetapkan UMP sebesar Rp 5,72 juta, Banten mencatat kenaikan 6,74% menjadi Rp 3,1 juta 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Menerapkan Upah Minimum Provinsi Baru untuk 2026 di Tengah Tantangan Ekonomi

Penyesuaian Upah Signifikan di Seluruh Provinsi

Indonesia telah mengalami penyesuaian komprehensif dalam Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk 2026, dengan 36 provinsi mengumumkan tarif baru 2

. Kenaikan umumnya berkisar antara 6-7%, mengikuti pedoman yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah baru (PP No. 49/2025) tentang pengupahan 1.

Variasi Regional dalam Penyesuaian Upah Minimum

Ibukota Jakarta memimpin dengan UMP tertinggi sebesar Rp 5,72 juta, mewakili kenaikan 6,17% dari tahun sebelumnya 2

. Provinsi lain menunjukkan penyesuaian yang bervariasi: UMP Banten naik sebesar 6,74% menjadi Rp 3,1 juta 3, sementara Jawa Tengah mencatat kenaikan 7,28% 4.

Respons Komunitas Bisnis

Asosiasi industri yang mewakili sektor padat karya seperti tekstil, furnitur, dan alas kaki telah menyatakan keprihatinan bahwa kenaikan upah harus diiringi dengan peningkatan produktivitas 1

. Komunitas bisnis juga terlibat dalam diskusi mengenai nilai alfa yang digunakan dalam perhitungan upah, dengan pengusaha Jakarta menyarankan alfa maksimum 0,55 sementara pekerja menganjurkan di atas 0,9 6.

Implikasi Ekonomi dan Prospek Masa Depan

Penyesuaian upah ini terjadi ketika Indonesia menghadapi tantangan termasuk tekanan pada kelas menengah dan PHK yang berlanjut, yang berpotensi melemahkan konsumsi rumah tangga di 2026 5

. Ekonom menyarankan bahwa pemerintah perlu memberikan insentif yang lebih tepat sasaran dan kebijakan struktural untuk mendukung kelas menengah, yang memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi 5.

Sumber

  1. [Kontan - Asosiasi Pengusaha Menyoroti UMP 2026](
  2. [Detik Finance - Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi](
  3. [Kontan - UMP & UMK Banten 2026](
  4. [Kontan - UMP Jateng Naik 7,28%](
  5. [Kontan - Tekanan Kelas Menengah dan PHK](
  6. [Detik Finance - Pengusaha Angkat Bicara soal UMP Jakarta](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
14 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Minimum Wage PolicyLabor Market RegulationsEconomic Challenges

Key Events

1

UMP 2026 Announcements

2

New Wage Regulation Implementation

3

Business Community Reactions

Timeline from 7 verified sources