Key insights and market outlook
Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengkritik keraguan Indonesia untuk melindungi industri dalam negeri, yang disebabkannya oleh pengaruh besar mafia impor. Ia menekankan bahwa banyak negara yang aktif melindungi industrinya, sementara Indonesia terkesan malu-malu melakukannya. Menteri tersebut mengungkapkan keprihatinannya tentang tantangan yang ditimbulkan oleh mafia impor ini, serta menyerukan perlindungan yang lebih kuat untuk industri lokal.
Menteri Perindustrian Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkapkan keprihatinan yang kuat tentang keraguan Indonesia untuk melindungi industrinya. Dalam acara Business Matching 2025 di Kemenperin, Jakarta, Agus menyoroti bahwa keengganan ini terutama disebabkan oleh pengaruh besar mafia impor. Ia mencatat bahwa sementara negara-negara lain, bahkan yang dianggap terbuka dan liberal, secara aktif melindungi industrinya, Indonesia terkesan malu-malu untuk melakukannya.
Agus menekankan bahwa kekuatan mafia impor di Indonesia luar biasa besarnya, sehingga menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk melindungi industri lokal. Ia mempertanyakan mengapa Indonesia ragu-ragu melindungi industrinya ketika negara-negara lain secara aktif melakukannya. Pernyataan Menteri tersebut menggarisbawahi kebutuhan akan pendekatan yang lebih kuat untuk melindungi sektor industri Indonesia dari dampak negatif impor yang tidak terkendali dan keterlibatan mafia.
Pernyataan Menteri tersebut menyoroti kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk meninjau kembali kebijakan perlindungan industrinya. Dengan memperkuat perlindungan bagi industri dalam negeri, pemerintah dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi bisnis lokal untuk berkembang. Langkah ini dipandang krusial dalam memastikan keberlanjutan jangka panjang dan daya saing sektor industri Indonesia di pasar global.
Criticism of Industrial Protection Policy
Concerns Over Import Mafias