Key insights and market outlook
Program penyaluran beras melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga Desember 2024 baru mencapai 52,8% dari target 2025, dengan 784.152 ton tersalurkan dari target 1,5 juta ton. Program ini menghadapi tantangan karena skema penyaluran yang tidak menentu pada awal tahun. Pemerintah berupaya meningkatkan penyaluran untuk periode yang tersisa.
Program penyaluran beras pemerintah melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mencapai kemajuan signifikan namun masih di bawah target. Hingga Desember 2024, program ini telah menyalurkan 784.152 ton beras, mencapai 52,8% dari target tahunan 1,5 juta ton. Penyaluran terakhir yang tercatat adalah 8.067 ton pada hari terakhir pelaporan.
Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, mengakui bahwa penyaluran menghadapi tantangan karena skema penyaluran yang tidak menentu pada awal tahun. Ketidakpastian ini mempengaruhi kemajuan program secara keseluruhan, sehingga sulit untuk mencapai target penuh. Namun, pemerintah berupaya meningkatkan penyaluran untuk periode yang tersisa di 2025.
Pemerintah bertekad untuk menjaga mekanisme penyaluran yang konsisten sepanjang 2025 untuk menghindari gangguan serupa. Dengan 47,2% target yang masih tersisa, upaya sedang ditingkatkan untuk memastikan keberhasilan program. Total penyaluran diharapkan meningkat dalam beberapa bulan mendatang seiring dengan perbaikan logistik dan perencanaan.
Rice Distribution Progress Update
Government Program Target Achievement