Indonesia's Stainless Steel Products Exempt from Turkey's Anti-Dumping Duties
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 17
Sources1 verified

Produk Baja Nirkarat Indonesia Bebas dari Bea Anti-Dumping Turki

Tim Editorial AnalisaHub·17 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Produk Cold-Rolled Stainless Steel Flat (CRSS) Indonesia terbebas dari Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) Turki setelah investigasi menyeluruh. Otoritas Turki menyimpulkan bahwa impor Indonesia tidak dilakukan dengan dumping signifikan dan tidak menimbulkan kerugian bagi industri Turki. Ekspor CRSS ke Turki melonjak dari $21,9 juta di 2020 menjadi $108,6 juta di 2024, menunjukkan penetrasi pasar yang meningkat. Keputusan ini meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional dan membuka peluang pertumbuhan ekspor lebih lanjut.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ekspor Baja Nirkarat Indonesia ke Turki Bebas dari Bea Anti-Dumping

Hasil Investigasi yang Berhasil

Ekspor Cold-Rolled Stainless Steel Flat (CRSS) Indonesia berhasil melewati investigasi anti-dumping Turki dan terbebas dari Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD). Biro Anti-Dumping dan Subsidi Turki menutup investigasi pada 27 Desember 2025 dengan kesimpulan bahwa impor CRSS Indonesia dilakukan dengan margin dumping di bawah ambang batas dan tidak menyebabkan kerugian bagi industri dalam negeri Turki.

Sorotan Kinerja Perdagangan

Data ekspor menunjukkan pertumbuhan signifikan:

  • 2020: $21,9 juta
  • 2021: $31,2 juta
  • 2022: $37,6 juta
  • 2023: $66,8 juta
  • 2024: $108,6 juta
  • Q3 2025: $66,2 juta

Pertumbuhan konsisten ini menunjukkan peningkatan pangsa pasar Indonesia di Turki. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan bahwa hasil ini menunjukkan industri baja kompetitif dan diplomasi perdagangan efektif.

Faktor Kunci Keberhasilan

  1. Kerja sama produsen Indonesia: Pabrikan dalam negeri menyediakan data akurat selama investigasi 18 bulan.
  2. Metodologi investigasi objektif: Otoritas Turki menggunakan pendekatan berbasis data.
  3. Dukungan pemerintah: Pemerintah Indonesia aktif memantau proses investigasi.

Implikasi Pasar

Hasil positif ini diperkirakan akan memperkuat posisi Indonesia di pasar baja global dan membuka peluang ekspor lebih luas. Keputusan ini membuktikan bahwa produk baja Indonesia dapat bersaing secara adil di pasar internasional, didukung oleh praktik perdagangan yang tepat dan dukungan pemerintah.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
12 hours ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Trade PolicySteel IndustryExport Growth

Key Events

1

Anti-Dumping Investigation Outcome

2

Export Growth to Turkey

Timeline from 1 verified sources