Key insights and market outlook
Merger BUMN Karya ditargetkan selesai pada Kuartal I-2026. Prosesnya masih dalam kajian, dengan beberapa perusahaan yang terlibat termasuk PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Wijaya Karya. Merger ini bertujuan memperkuat kinerja keuangan dan daya saing perusahaan-perusahaan tersebut.
Merger BUMN Karya ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2026. Hal ini diumumkan oleh Aminuddin Ma'ruf, Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN. Prosesnya masih dalam tahap pengkajian karena berbagai aspek masih dinilai.
BUMN Karya yang akan dimerger meliputi:
Merger ini bertujuan memperkuat kinerja keuangan dan daya saing BUMN Karya. Menurut Aminuddin Ma'ruf, perusahaan dengan masalah keuangan akan diprioritaskan dalam proses merger. Namun, perusahaan seperti Nindya Karya dan Brantas Abipraya yang dinilai memiliki keuangan sehat tidak akan diprioritaskan.
Dony Oskaria, COO Danantara (entitas yang mengawasi merger), sebelumnya menyatakan bahwa merger tidak dapat diselesaikan tahun ini karena kompleksitas prosesnya. Perusahaan-perusahaan saat ini sedang menjalani penilaian komprehensif untuk menentukan struktur merger terbaik. Penundaan hingga awal 2026 memungkinkan evaluasi dan persiapan lebih matang, memastikan merger mencapai tujuannya.
BUMN Karya Merger Plan
State-Owned Construction Companies Consolidation