Indonesia's Stock Market Contribution to GDP Reaches 72% as Retail Investor Activity Surges
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 2
Sources3 verified

Kontribusi Pasar Saham Indonesia Terhadap PDB Capai 72% Seiring Lonjakan Aktivitas Investor Ritel

Tim Editorial AnalisaHub·2 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Kontribusi pasar saham Indonesia terhadap PDB meningkat menjadi 72% pada 2025 dari 56% di 2024, menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar 2

3. Transaksi investor ritel meningkat menjadi 50% dari total volume perdagangan, tertinggi di antara pasar regional 1. Meski tumbuh signifikan, Indonesia masih tertinggal dibandingkan India (140%), Thailand (101%), dan Malaysia (97%) dalam rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB 2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pasar Modal Indonesia Tumbuh Kuat di Tengah Fokus Regulasi

Peningkatan Signifikan Partisipasi Ritel

Pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan kuat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa kontribusi pasar saham terhadap PDB meningkat tajam menjadi 72% di 2025, naik dari 56% di 2024 2

3. Pertumbuhan ini disertai dengan peningkatan signifikan partisipasi investor ritel, dengan transaksi mereka naik menjadi 50% dari total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 1.

Analisis Perbandingan dengan Pasar Regional

Walaupun ini merupakan peningkatan substansial, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mencatat bahwa Indonesia masih tertinggal dibandingkan pasar regional lainnya. Kontribusi pasar saham terhadap PDB di India mencapai sekitar 140%, 101% di Thailand, dan 97% di Malaysia 2

3. Namun, tingkat partisipasi investor ritel Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara-negara tersebut 1.

Kinerja Pasar dan Target Masa Depan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.646,94 pada 30 Desember 2025, mewakili peningkatan 22,13% sepanjang tahun 3

. Namun, indeks LQ45 yang melacak saham-saham besar hanya tumbuh 2,41% selama periode yang sama, menunjukkan perbedaan kinerja antara indeks pasar luas dan saham-saham berkapitalisasi besar 3.

Fokus Regulasi dan Pengembangan Pasar

OJK berfokus pada penguatan integritas pasar sambil mendorong pertumbuhan. Mahendra Siregar menekankan pentingnya melindungi investor ritel dari praktik seperti manipulasi saham dan transaksi tidak wajar 1

. BEI telah menetapkan target ambisius, termasuk masuk 10 besar bursa saham global dalam lima tahun dan mencapai nilai transaksi harian rata-rata Rp 15 triliun pada 2026 3.

Sumber

  1. [Detik Finance](
  2. [Kontan](
  3. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
12 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Pasar Saham IndonesiaPertumbuhan Investor RitelRegulasi Pasar Modal

Key Events

1

Peningkatan Kontribusi Pasar Saham Terhadap PDB

2

Lonjakan Aktivitas Investor Ritel

Timeline from 3 verified sources