Indonesia's Tax Revenue Predicted to Miss 2025 Target Amid Economic Slowdown
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Penerimaan Pajak RI Diprediksi Tak Capai Target 2025 di Tengah Perlambatan Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memprediksi bahwa target penerimaan pajak 2025 sebesar Rp 2.189 triliun kemungkinan tidak akan tercapai karena pertumbuhan ekonomi yang melambat. Meskipun demikian, Purbaya meyakinkan bahwa defisit anggaran 2025 akan tetap berada dalam batas 3% PDB sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang. Menteri tersebut menekankan bahwa pemerintah sedang melakukan pengendalian untuk mencegah defisit melebihi ambang batas ini.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Penerimaan Pajak 2025 RI Menghadapi Defisit di Tengah Perlambatan Ekonomi

Peringatan Menteri Keuangan tentang Target Pajak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memperingatkan bahwa penerimaan pajak Indonesia untuk tahun 2025 kemungkinan akan kurang dari target yang diproyeksikan sebesar Rp 2.189 triliun. Defisit ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang melambat, yang berdampak pada pengumpulan pajak. Berbicara di Financial Forum 2025 yang diadakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Purbaya menyatakan, "Karena ekonominya lambat, pajak kita ya di bawah target semula."

Manajemen Defisit Anggaran

Meski ada kemungkinan penerimaan pajak yang kurang dari target, Purbaya meyakinkan bahwa defisit anggaran 2025 akan tetap berada dalam batas yang diamanatkan oleh hukum sebesar 3% dari PDB. Menurut Undang-Undang No. 17/2003 tentang Keuangan Negara, pemerintah berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal. Purbaya menekankan, "Tentunya kita melakukan pengendalian-pengendalian supaya defisitnya tidak melebihi 3%. Jadi kita tidak akan melanggar defisit 3% untuk tahun ini."

Konteks dan Implikasi Ekonomi

Prediksi kurangnya penerimaan pajak menyoroti tantangan yang dihadapi ekonomi Indonesia saat ini yang tengah melintasi periode pertumbuhan yang lebih lambat. Kemampuan pemerintah untuk mengelola defisit anggaran sambil merangsang aktivitas ekonomi akan sangat penting dalam beberapa bulan mendatang. Komentar Menteri Keuangan ini menggarisbawahi pentingnya manajemen fiskal yang hati-hati untuk menyeimbangkan defisit pendapatan dengan prioritas pengeluaran.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Tax RevenueEconomic SlowdownBudget Deficit Management

Key Events

1

2025 Tax Revenue Shortfall Prediction

2

Budget Deficit Management Assurance

Timeline from 1 verified sources