Key insights and market outlook
Direktur Jenderal Pajak Indonesia, Bimo Wijayanto, tetap optimis mencapai target penerimaan pajak 2025 sebesar Rp 2.189 triliun meskipun hingga Oktober 2025 baru mencapai Rp 1.459 triliun. Realisasi saat ini menunjukkan penurunan 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pengumpulan pajak, termasuk potensi pemeriksaan pajak dan peningkatan kepatuhan.
Direktur Jenderal Pajak Indonesia, Bimo Wijayanto, mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia dapat mencapai target penerimaan pajak 2025 sebesar Rp 2.189 triliun meskipun menghadapi tantangan dalam proses pengumpulan saat ini. Hingga Oktober 2025, pendapatan pajak telah mencapai Rp 1.459 triliun, menunjukkan penurunan 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.517 triliun.
Otoritas pajak sedang melaksanakan berbagai strategi untuk meningkatkan penerimaan pajak. Ini termasuk intensifikasi pemeriksaan pajak dan peningkatan kepatuhan pajak secara keseluruhan di kalangan wajib pajak. Bimo menekankan bahwa bulan terakhir akan menjadi penentu apakah target dapat tercapai. Kantor pajak bekerja keras untuk menutup sisa gap sebesar Rp 730 triliun hanya dalam satu bulan.
Pencapaian target penerimaan pajak ini sangat krusial bagi anggaran negara (APBN) Indonesia untuk tahun 2025. Keberhasilan pencapaian target ini akan mendukung rencana fiskal pemerintah dan memungkinkan alokasi dana untuk berbagai program pembangunan nasional dan layanan publik. Optimisme otoritas pajak didasarkan pada upaya komprehensif mereka untuk mengoptimalkan pengumpulan pendapatan melalui peningkatan kepatuhan dan tindakan penegakan hukum.
Tax Revenue Target for 2025
Tax Collection Progress Update