Key insights and market outlook
Indonesia menghadapi tantangan pembangunan struktural yang membutuhkan tiga kebijakan prioritas: reformasi fiskal, reindustrialisasi, dan pembangunan human capital. Stres fiskal saat ini akibat tingginya biaya servicing utang membatasi fleksibilitas kebijakan. Deindustrialisasi dini telah menggeser ekonomi ke sektor jasa berproduktivitas rendah. Pembangunan human capital sangat krusial karena produktivitas tenaga kerja tetap rendah dan ketimpangan keterampilan masih berlanjut. Kebijakan-kebijakan yang saling terkait ini harus dilaksanakan sebagai paket koheren untuk mencapai visi Indonesia 2045.
Indonesia saat ini menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks dan saling terkait yang membutuhkan perhatian segera dan intervensi kebijakan strategis. Trajektori pembangunan negara terhambat oleh tiga masalah struktural utama: stres fiskal, deindustrialisasi dini, dan produktivitas human capital yang rendah. Mengatasi tantangan ini membutuhkan pendekatan komprehensif melalui tiga kebijakan prioritas: reformasi fiskal, reindustrialisasi, dan pembangunan human capital.
Kondisi fiskal Indonesia berada di bawah tekanan signifikan karena tingginya proporsi pendapatan negara yang dialokasikan untuk servicing utang. Tekanan struktural ini telah berkembang sejak era reformasi dan terus membatasi ruang fiskal pemerintah untuk belanja pembangunan produktif. Situasi ini menciptakan lingkungan kebijakan yang sering reaktif dan jangka pendek, bukan strategis dan jangka panjang.
Ekonomi Indonesia telah mengalami deindustrialisasi dini, dengan kontribusi manufaktur terhadap PDB menurun dari sekitar 30% di awal 2000-an menjadi di bawah 20% dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini telah menggeser ekonomi ke arah jasa bernilai tambah rendah daripada mencapai industrialisasi yang matang.
Pertumbuhan produktivitas tenaga kerja Indonesia relatif rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Ekonomi masih didominasi sektor berproduktivitas rendah seperti pertanian tradisional dan jasa informal perkotaan. Ketimpangan keterampilan menjadi isu signifikan karena banyak lulusan kurang memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri modern.
Ketiga kebijakan prioritas ini saling bergantung dan harus dilaksanakan sebagai paket koheren. Reformasi fiskal sangat penting untuk mendanai industrialisasi dan pembangunan human capital. Reindustrialisasi memberikan kesempatan produktif bagi pekerja terampil, sementara pembangunan human capital krusial untuk transformasi industri yang berkelanjutan. Implementasi sukses dari kebijakan ini akan sangat penting dalam mencapai visi pembangunan jangka panjang Indonesia untuk tahun 2045.
Fiscal Policy Reform
Industrial Development Strategy
Human Capital Investment