Key insights and market outlook
Industri pariwisata Indonesia kini berfokus pada durasi kunjungan wisatawan, bukan hanya jumlah kedatangan, karena indikator ini lebih mencerminkan perkembangan sektor pariwisata. Pada September 2025, tercatat 1,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara (naik 9,04% YoY), meskipun angka ini menurun dari bulan-bulan sebelumnya. Pengamat industri Azril Azhari memprediksi pertumbuhan pada Q4 2025, yang dikaitkan dengan tren musiman alami dan potensi stimulus pemerintah.
Sektor pariwisata Indonesia kini mengkalibrasi ulang metrik keberhasilannya, beralih dari sekadar jumlah kedatangan wisatawan ke fokus pada durasi kunjungan. Menurut Azril Azhari, Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), lama tinggal wisatawan adalah indikator yang lebih bermakna bagi kesehatan industri dan dampak ekonominya.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada September 2025 tercatat 1,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara, mewakili peningkatan 9,04% secara tahunan. Namun, angka ini menunjukkan penurunan dari tiga bulan sebelumnya yang masing-masing mencatat 1,41 juta pada Juni, 1,48 juta pada Juli, dan 1,5 juta pada Agustus 2025.
Azril Azhari tetap optimis tentang kuartal keempat tahun 2025, memprediksi adanya peningkatan alami dalam kedatangan wisatawan. Ia mengaitkan pertumbuhan yang diharapkan ini dengan sifat 'autopilot' alami industri pariwisata, terutama pada akhir tahun. Azhari menekankan pentingnya kebijakan dan stimulus pemerintah dalam lebih meningkatkan sektor ini, menyarankan bahwa tanpa langkah-langkah tersebut, industri akan terus beroperasi pada jalur saat ini.
Pergeseran fokus ke arah durasi kunjungan mencerminkan pemahaman yang lebih mendalam tentang apa yang mendorong manfaat ekonomi bagi sektor pariwisata. Dengan memprioritaskan kualitas dan kedalaman pengalaman wisatawan, Indonesia bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi dari industrinya. Reorientasi strategis ini dapat mengarah pada kebijakan dan inisiatif yang lebih terarah untuk mendorong tinggal lebih lama dan interaksi yang lebih dalam dengan budaya dan atraksi lokal.
Tourism Statistics Release
Industry Growth Prediction