Indonesia's Trade Balance Surplus Reaches US$38.54 Billion Through November 2025
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 5
Sources7 verified

Surplus Neraca Dagang RI Capai US$38,54 Miliar hingga November 2025

Tim Editorial AnalisaHub·5 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus US$38,54 miliar sepanjang Januari-November 2025, meningkat 31,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 3

. Surplus ini terutama didorong oleh ekspor nonmigas, khususnya ke Amerika Serikat, India, dan Filipina. Sementara itu, impor meningkat 2,03% menjadi US$218,02 miliar selama periode yang sama, dengan pertumbuhan signifikan pada impor barang modal 7.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kinerja Perdagangan Indonesia Tunjukkan Surplus Kuat hingga November 2025

Sorotan Neraca Perdagangan

Neraca perdagangan Indonesia mempertahankan tren positif hingga November 2025, dengan mencatat surplus US$38,54 miliar selama sebelas bulan pertama tahun ini 3

. Ini merupakan peningkatan 31,8% dibandingkan surplus US$29,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Surplus ini terutama didorong oleh ekspor nonmigas yang lebih dari mengimbangi defisit di sektor migas 3.

Kinerja Ekspor

Kinerja ekspor Indonesia tetap kuat, dengan total ekspor mencapai US$256,56 miliar pada Januari-November 2025, meningkat 5,61% year-on-year 2

. Ekspor nonmigas menjadi pendorong utama pertumbuhan, naik 7,07,07% menjadi US$244,75 miliar, sementara ekspor migas menurun 17,64% menjadi US$11,81 miliar. Sektor yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan ekspor antara lain produk industri pengolahan dan produk pertanian, dengan kontribusi signifikan dari minyak kelapa sawit, barang perhiasan, dan komponen elektronik 2.

Tren Impor

Di sisi impor, Indonesia mencatat nilai impor sebesar US$218,02 miliar sepanjang Januari-November 2025, meningkat 2,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 7

. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh impor barang modal yang naik 18,54% menjadi US$44,81 miliar, mencerminkan peningkatan investasi pada mesin dan peralatan. Sebaliknya, impor bahan baku dan barang konsumsi menunjukkan pertumbuhan yang lebih moderat 7.

Neraca Perdagangan Bulanan

Pada November 2025, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$2,66 miliar, melanjutkan rekor 67 bulan surplus berturut-turut sejak Mei 2020 4

. Nilai ekspor bulanan mencapai US$22,52 miliar, turun 6,60% year-on-year, sementara impor sebesar US$19,86 miliar, naik 0,46% dari November 2024 15.

Mitra Dagang Utama

Amerika Serikat tetap menjadi penyumbang surplus perdagangan terbesar bagi Indonesia, diikuti oleh India dan Filipina 4

. Sementara itu, China tetap menjadi sumber defisit perdagangan terbesar bagi Indonesia. Hubungan perdagangan yang beragam membantu Indonesia mempertahankan posisi surplus secara keseluruhan meskipun terjadi fluktuasi ekonomi regional.

Sumber

  1. [Kontan - BPS Catat Ekspor Indonesia Turun](
  2. [Detik Finance - Ekspor RI sampai November 2025](
  3. [Kontan - Neraca Dagang RI Surplus](
  4. [Detik Finance - Ekspor RI Panen di AS](
  5. [Kontan - Total Impor RI Meningkat](
  6. [Kontan - BPS Catat Surplus Neraca Dagang Naik](
  7. [Detik Finance - Impor RI Naik](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
18 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Neraca PerdaganganEkspor NonmigasImpor Barang Modal

Key Events

1

Trade Surplus Increase

2

Export Growth

3

Import Increase

Timeline from 7 verified sources