Key insights and market outlook
Kadin Indonesia menyoroti bahwa pengangguran tetap berada di level 4,85%, dengan 17% diantaranya merupakan kaum muda berusia 16-24 tahun. Ketua Kadin Anindya Novyan Bakrie juga menunjukkan bahwa Rasio Incremental Capital Output (ICOR) Indonesia berada di angka 6,3, lebih tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam (4,6), Thailand (4,4), dan Malaysia, yang menandakan efisiensi investasi yang rendah.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menyoroti berbagai masalah yang masih membayangi perekonomian Indonesia, terutama tingginya angka pengangguran di kalangan kaum muda. Dalam Rapat Pimpinan Nasional Kadin 2025, Ketua Umum Kadin Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa meskipun kondisi ekonomi secara keseluruhan membaik, angka pengangguran tetap berada di level 4,85%. Lebih memprihatinkan lagi, 17% dari pengangguran tersebut adalah kaum muda berusia 16-24 tahun.
Anindya juga menyoroti masalah penting lainnya, yaitu Rasio Incremental Capital Output (ICOR) Indonesia yang berada di angka 6,3. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga seperti Vietnam (4,6), Thailand (4,4), dan Malaysia. ICOR yang tinggi menandakan efisiensi investasi yang rendah, yang menunjukkan bahwa Indonesia perlu mengoptimalkan strategi investasinya untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.
Sementara mengakui bahwa kondisi ekonomi saat ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya, Kadin tetap khawatir tentang indikator-indikator kunci ini. Tingginya proporsi pengangguran di kalangan muda menunjukkan perlunya inisiatif penciptaan lapangan kerja yang tepat sasaran dan keselarasan yang lebih baik antara pendidikan dan kebutuhan industri. Masalah efisiensi investasi juga menuntut alokasi modal yang lebih efektif dan mungkin reformasi struktural untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Kadin Rapimnas 2025
Pengangguran Muda Disoroti
ICOR Indonesia Tinggi