Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pembiayaan mobil bekas tumbuh 0,42% year-on-year menjadi Rp87,46 triliun sementara pembiayaan mobil baru terkontraksi 4,65% menjadi Rp142,59 triliun per November 2025. Total pembiayaan di industri multifinance mencapai Rp506,82 triliun, tumbuh 1,09% YoY. OJK tetap optimis tentang ketahanan pembiayaan mobil bekas dan potensi pertumbuhan pembiayaan mobil baru di 2026 1
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis data terbaru tentang lanskap pembiayaan otomotif di Indonesia. Per November 2025, industri multifinance menunjukkan kinerja campuran dalam pembiayaan mobil. Pembiayaan mobil bekas mengalami pertumbuhan скром sebesar 0,42% year-on-year, mencapai Rp87,46 triliun 1
Meski terjadi kontraksi pada pembiayaan mobil baru saat ini, OJK tetap optimis tentang prospek sektor ini untuk 2026. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas OJK, menyatakan bahwa pembiayaan mobil bekas diharapkan tetap relatif resilien. Otoritas ini mengantisipasi bahwa pembiayaan mobil baru bisa pulih seiring penyesuaian strategi pembiayaan perusahaan multifinance dan dukungan regulasi 1
Dalam perkembangan terkait, OJK melaporkan bahwa pembiayaan kendaraan listrik oleh perusahaan multifinance mencapai Rp21,31 triliun pada November 2025, mewakili pertumbuhan 1,99% month-on-month 2
Total outstanding pembiayaan industri multifinance mencapai Rp506,82 triliun per November 2025, tumbuh 1,09% year-on-year 1
Pakar industri mencatat bahwa pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik bisa terpengaruh oleh rencana pemerintah untuk menghapuskan insentif tertentu di 2026. Ibrahim Assuaibi, seorang ekonom, menyarankan agar pencabutan insentif ini dipertimbangkan dengan hati-hati, mengingat dinamika geopolitik global yang bisa berdampak pada beban impor bahan bakar Indonesia 2
Used Car Financing Growth
New Car Financing Contraction
Electric Vehicle Financing Expansion