Key insights and market outlook
Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) memproyeksikan pertumbuhan 8,5-9,5% pada iuran pensiun sukarela hingga akhir 2025. Per September 2025, iuran mencapai Rp28,40 triliun, tumbuh 8,56% YoY. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset kelolaan mencapai Rp397,83 triliun, naik 4,47% YoY. Pertumbuhan didorong oleh partisipasi korporasi dan stabilitas makroekonomi yang membaik.
Kontribusi pensiun sukarela di Indonesia diproyeksikan tumbuh antara 8,5% hingga 9,5% pada akhir 2025, menurut Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan. Hingga September 2025, total iuran mencapai Rp28,40 triliun, meningkat 8,56% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh stabilitas makroekonomi yang membaik, memungkinkan perusahaan dan individu untuk mengalokasikan lebih banyak dana ke program pensiun.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset kelolaan program pensiun sukarela mencapai Rp397,83 triliun pada September 2025, tumbuh 4,47% secara tahunan. Jumlah peserta mencapai 5,36 juta orang, dengan nilai manfaat yang dibayarkan sebesar Rp31,54 triliun, meningkat 7,08% YoY. Kontribusi bulanan melonjak 12,43% menjadi Rp28,40 triliun pada September 2025, pulih dari kontraksi 3,23% YoY pada September 2024.
Industri dana pensiun diharapkan mempertahankan momentum pertumbuhannya, didorong oleh partisipasi korporasi dan individu. Namun, sektor ini masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan partisipasi pekerja informal. Kemampuan industri untuk memberikan return investasi yang kompetitif akan krusial dalam mempertahankan pertumbuhan ini.
Pension Fund Growth Projection
Voluntary Pension Contribution Increase