Key insights and market outlook
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun pada awal 2026 untuk memperkuat infrastruktur dan memperluas jaringannya di Kalimantan Barat. Penerbitan obligasi ini telah diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan persetujuan. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur dan diversifikasi jaringan di wilayah tersebut.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun pada awal 2026, sebagaimana diumumkan oleh Direktur Utama INET, Muhammad Arief, setelah public expose di Jakarta. Rencana penerbitan obligasi ini telah diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan persetujuan regulasi.
Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi akan dialokasikan terutama untuk memperkuat infrastruktur dan memperluas jaringan perusahaan di Kalimantan Barat. Arief menekankan bahwa langkah keuangan ini merupakan bagian dari rencana strategis INET untuk meningkatkan kapabilitas operasionalnya di wilayah tersebut.
Penerbitan obligasi ini diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan upaya pengembangan infrastruktur dan diversifikasi INET. Dengan memperluas kehadirannya di Kalimantan Barat, perusahaan bertujuan untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan regional dan memperkuat posisinya di pasar.
Bond Issuance Approval Process
Infrastructure Expansion Plan