Key insights and market outlook
InJourney Airports menyiapkan 37 bandara untuk beroperasi 24 jam selama libur Natal dan Tahun Baru. Langkah ini bertujuan memastikan perjalanan udara yang lancar dan efisien bagi penumpang. InJourney telah mengimplementasikan program transformasi bandara komprehensif untuk meningkatkan kualitas layanan, dengan fokus pada layanan terintegrasi, adaptabilitas, dan pengalaman pelanggan. Perusahaan juga melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan cuaca selama musim hujan.
InJourney Airports, melalui operasional anak perusahaannya, melakukan persiapan ekstensif di 37 bandara untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru. Perusahaan mengumumkan bahwa semua bandara ini akan beroperasi 24 jam sehari untuk mengakomodasi lonjakan permintaan perjalanan.
Melalui program transformasi bandara yang komprehensif, InJourney berkomitmen untuk menyediakan layanan bandara modern, terintegrasi, dan berdaya saing global. Upaya perusahaan difokuskan pada penciptaan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi penumpang. Menurut Maya Watono, Direktur Utama InJourney, "Libur akhir tahun menjadi momentum penting untuk menunjukkan bagaimana transformasi bandara yang kami lakukan mampu menghadirkan standar layanan yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing global."
Dengan musim hujan yang bertepatan dengan libur akhir tahun, InJourney Airports melakukan langkah antisipatif untuk memitigasi dampak kondisi cuaca buruk. Perusahaan bekerja sama dengan maskapai penerbangan untuk menjaga ketepatan waktu dan manajemen keterlambatan yang efektif sesuai dengan pedoman regulasi. Persiapan ini mencerminkan komitmen InJourney untuk memastikan pengalaman perjalanan penumpang yang lancar meskipun ada potensi tantangan cuaca.
Airport Operational Enhancement
Service Quality Improvement