Key insights and market outlook
Penjarahan Alfamart di Sumatra setelah bencana alam menimbulkan pertanyaan tentang cakupan asuransi. Ketua Aprindo Solihin menyatakan bahwa tidak ada standar polis asuransi untuk kejadian seperti itu di sektor ritel. Cakupan asuransi tergantung pada kebijakan masing-masing gerai, yang berbeda-beda antar lokasi Alfamart. Perusahaan asuransi menilai risiko secara kasus per kasus, mempertimbangkan apakah kejadian seperti penjarahan termasuk dalam polis tertentu.
Penjarahan Alfamart di Sibolga, Sumatra Utara, setelah banjir dan longsor membawa perhatian pada cakupan asuransi untuk kejadian tersebut. Solihin, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), menjelaskan bahwa tidak ada standar polis asuransi yang mencakup kerusuhan atau penjarahan untuk bisnis ritel modern.
Setiap gerai Alfamart memiliki perjanjian asuransi sendiri antara pemilik gerai dan perusahaan asuransi, sehingga tingkat cakupan asuransi berbeda-beda. Solihin menekankan bahwa polis asuransi biasanya memiliki pengecualian, dan apakah penjarahan termasuk dalam cakupan tergantung pada ketentuan polis tertentu. "Tergantung apakah pemilik gerai memiliki asuransi atau tidak. Polis asuransi selalu memiliki pengecualian, jadi apakah penjarahan termasuk atau dikecualikan tidak selalu jelas," jelas Solihin.
Hubungan antara gerai ritel dan perusahaan asuransi beroperasi dalam model business-to-business (B2B), yang berarti cakupan asuransi dapat sangat bervariasi antar lokasi. Misalnya, bencana alam seperti banjir biasanya tercakup, namun kejadian luar biasa seperti kerusuhan atau penjarahan mungkin tidak termasuk dalam polis standar.
Perusahaan asuransi juga memiliki hak untuk menilai apakah mereka akan menanggung kejadian yang dianggap tidak terduga atau di luar keadaan normal. "Perusahaan asuransi biasanya memerlukan proposal untuk cakupan yang mereka berikan," kata Solihin, menyoroti sifat penilaian kasus per kasus ini.
Penjarahan tidak hanya terjadi di Alfamart dan Indomaret, tetapi juga di gudang Bulog di Sibolga. Penduduk yang terisolasi sejak 25 November 2025, membobol gudang dan mengambil persediaan penting seperti beras dan minyak goreng. Kepala Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, mengakui situasi darurat yang dihadapi masyarakat akibat bencana tersebut.
Alfamart Looting Incident
Insurance Coverage Assessment