Key insights and market outlook
PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) mencatat pertumbuhan pendapatan 807% di kuartal III-2025, mencapai Rp 143,79 miliar dibandingkan Rp 15,85 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan signifikan ini disebabkan oleh konsistensi operasional, peningkatan produktivitas armada, efisiensi operasional, dan selektivitas dalam menjalankan proyek. Direktur Utama Petrus Halim menyatakan bahwa langkah-langkah ini mendukung kinerja yang lebih solid dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025.
PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN), perusahaan penyewaan alat berat, melaporkan peningkatan pendapatan yang sangat signifikan sebesar 807% pada kuartal ketiga tahun 2025. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 143,79 miliar, naik dari Rp 15,85 miliar pada kuartal III-2024. Pertumbuhan substansial ini didorong oleh beberapa faktor kunci termasuk konsistensi operasional, peningkatan produktivitas armada, efisiensi operasional yang ditingkatkan, dan pemilihan proyek yang cermat.
Menurut Petrus Halim, Direktur Utama Intan Baru Prana, inisiatif strategis perusahaan telah berperan penting dalam mencapai pertumbuhan signifikan ini. Fokus manajemen pada operasional yang unggul dan pelaksanaan proyek yang selektif telah menghasilkan kinerja keuangan yang lebih kuat. Halim menekankan bahwa langkah-langkah ini diharapkan dapat mendukung kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025, memastikan trajektori pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan.
Kinerja kuartal III yang impresif memposisikan Intan Baru Prana dengan baik di pasar penyewaan alat berat. Kemampuan perusahaan untuk menghadapi tantangan pasar melalui manajemen operasional strategis menunjukkan ketahanannya dan keunggulan kompetitif. Seiring dengan perkembangan sektor konstruksi dan pertambangan, komitmen Intan Baru Prana terhadap efisiensi operasional dan inisiatif pertumbuhan strategis kemungkinan akan mendorong kesuksesan lebih lanjut.
Q3 2025 Revenue Growth
Operational Efficiency Improvement