Key insights and market outlook
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran operasional logistik selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Perusahaan ini mengimplementasikan sistem operasi terminal digital (PTOS-C) untuk meningkatkan pelacakan dan koordinasi real-time dengan para pemangku kepentingan. Sistem ini memungkinkan perencanaan pengiriman kargo dari pabrikan ke terminal yang lebih baik, sehingga meminimalkan potensi kemacetan akibat pembatasan operasional kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih selama periode liburan.
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengambil langkah komprehensif untuk menjaga kontinuitas logistik selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Perusahaan ini secara khusus fokus pada mitigasi potensi gangguan yang disebabkan oleh pembatasan operasional kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih selama periode puncak.
IPCC memanfaatkan Pelindo Terminal Operating System–Car (PTOS-C) yang canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional. Platform digital ini memungkinkan pelacakan dan penelusuran kargo secara real-time, sehingga pemangku kepentingan seperti produsen mobil, perusahaan pelayaran, dan penyedia logistik dapat memantau status kargo secara efektif. Sistem ini memfasilitasi koordinasi yang lebih baik di antara berbagai pihak yang terlibat dalam rantai logistik, memastikan perencanaan pengiriman kargo dari fasilitas produksi ke terminal yang lebih tepat.
Implementasi PTOS-C menunjukkan komitmen IPCC dalam menciptakan ekosistem logistik yang lebih transparan dan efisien. Dengan menyediakan pembaruan real-time tentang status kargo dan kondisi terminal, sistem ini membantu pemangku kepentingan mengoptimalkan operasi mereka dan meminimalkan potensi keterlambatan. Pendekatan kolaboratif ini sangat penting selama periode puncak seperti Nataru ketika pembatasan operasional berpotensi menyebabkan kemacetan signifikan.
Langkah-langkah proaktif IPCC mencerminkan kesiapan strategis perusahaan menghadapi tantangan yang terkait dengan periode Nataru. Dengan menggabungkan teknologi canggih dan upaya terkoordinasi para pemangku kepentingan, IPCC bertujuan menjaga kelancaran operasional logistik meskipun adanya potensi kendala operasional. Pendekatan ini tidak hanya menguntungkan perusahaan dan pemangku kepentingannya, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan rantai pasokan secara keseluruhan selama periode kritis.
Implementasi Sistem PTOS-C
Persiapan Operasional Nataru