Iran's Economic Crisis Deepens as Rial Hits Record Low
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 15
Sources4 verified

Krisis Ekonomi Iran Meningkat saat Rial Mencapai Titik Terendah

Tim Editorial AnalisaHub·15 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ekonomi Iran menghadapi tantangan berat karena mata uangnya, rial, anjlok ke level terendah sepanjang masa, kehilangan sekitar 45% nilainya terhadap dolar AS di tahun 2025 1

. Devaluasi drastis ini menyebabkan inflasi melonjak, terutama harga pangan yang naik 70% secara tahunan menurut Gavekal Research 2. Krisis ini diperparah oleh sanksi global, salah urus ekonomi, dan kekeringan, membuat separuh populasi Iran mengkonsumsi kurang dari standar 2.100 kalori per hari 1.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Krisis Ekonomi Iran Meningkat saat Mata Uang Mencapai Titik Terendah

Devaluasi Mata Uang dan Inflasi Tinggi

Iran sedang menghadapi krisis ekonomi berat karena mata uangnya, rial, telah mencapai titik terendah sepanjang masa terhadap dolar AS 1

4. Rial telah terdepresiasi sekitar 45% pada tahun 2025 saja 1, menciptakan tantangan besar bagi ekonomi Iran. Penurunan tajam ini menyebabkan kenaikan signifikan dalam biaya impor, termasuk barang-barang penting seperti gandum, minyak goreng, dan obat-obatan, yang pada gilirannya mendorong inflasi lebih tinggi 1.

Dampak Ekonomi dan Konsekuensi Sosial

Tingkat inflasi, terutama untuk pangan, telah melonjak hingga 70% secara tahunan menurut perkiraan Gavekal Research 2

. Hal ini mengakibatkan kesulitan luas, dengan laporan yang menunjukkan bahwa separuh populasi Iran mengkonsumsi kurang dari standar 2.100 kalori per hari 1. Ketegangan ekonomi diperparah oleh tingginya pengangguran kaum muda yang mencapai 19,7%, dengan banyak pekerja dalam situasi pekerjaan yang tidak aman 3.

Penyebab dan Faktor Penyumbang

Beberapa faktor telah berkontribusi pada kesulitan ekonomi Iran. Dampak sanksi global yang berkelanjutan telah menjadi faktor signifikan, membatasi akses Iran ke pasar keuangan dan perdagangan internasional 1

. Selain itu, salah urus ekonomi dan korupsi telah memperburuk situasi, dengan penanganan pemerintah terhadap ekonomi yang banyak dikritik 2. Kekeringan dan salah urus sumber daya air juga berperan, berdampak negatif pada produksi pangan domestik dan semakin menekan harga 2.

Respons Pemerintah dan Reaksi Pasar

Sebagai respons terhadap krisis, pemerintah Iran telah melakukan beberapa penyesuaian, seperti merevisi mekanisme subsidi bahan bakar pada Desember 2025, namun hal ini menyebabkan kenaikan harga lebih lanjut bagi rumah tangga dan bisnis 1

. Upaya pemerintah untuk mengendalikan situasi dengan menghapus sistem pertukaran valuta asing NIMA juga memberikan hasil campuran, yang secara efektif memaksa importir dan eksportir untuk berdagang pada nilai tukar yang dinegosiasikan, yang telah menambah volatilitas mata uang 1.

Sumber

  1. [Detik Finance - Mata Uang Iran Berdarah-darah](
  2. [Detik Finance - Inflasi 70% Cekik Rakyat Iran](
  3. [Detik Finance - Bayangkan Beli Minyak Goreng di RI Harus Dicicil](
  4. [Detik Finance - Warga Iran Frustrasi Ekonominya Kacau Balau](
Original Sources

Story Info

Published
1 day ago
Read Time
15 min
Sources
4 verified

Topics Covered

Iran Economic CrisisCurrency DevaluationInflationEconomic SanctionsFood Crisis

Key Events

1

Rial Depreciation to Record Low

2

70% Food Inflation Rate

3

Fuel Subsidy Mechanism Change

Timeline from 4 verified sources