Key insights and market outlook
Israel mengklaim telah membunuh Raad Saad, kepala produksi militer Hamas, di Gaza setelah sebuah alat peledak melukai dua tentara Israel. Operasi ini diotorisasi oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant. Saad digambarkan sebagai salah satu arsitek serangan Hamas 7 Oktober 2023 terhadap Israel yang memicu konflik berkelanjutan di Gaza.
Israel mengumumkan telah melenyapkan Raad Saad, komandan senior Hamas yang bertanggung jawab atas produksi militer, selama operasi militer di Gaza. Operasi ini dilakukan setelah sebuah alat peledak melukai dua tentara Israel pada Sabtu, 13 Desember 2024. Militer Israel menggambarkan Saad sebagai salah satu dalang di balik serangan Hamas 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Pembunuhan yang ditargetkan ini diotorisasi oleh pejabat tertinggi, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant memberikan arahan untuk melenyapkan Saad. Pernyataan bersama dari kantor perdana menteri dan kementerian pertahanan menekankan respons terhadap aktivasi alat peledak oleh Hamas yang melukai pasukan Israel.
Operasi militer ini mewakili eskalasi signifikan dalam konflik berkelanjutan antara Israel dan Hamas di Gaza. Penghapusan komandan tinggi seperti Saad kemungkinan akan memiliki implikasi besar bagi kapabilitas militer Hamas dan dapat menyebabkan tindakan balasan lebih lanjut dari kedua belah pihak. Insiden ini menyoroti ketegangan yang terus berlanjut dan situasi keamanan yang labil di wilayah tersebut.