Key insights and market outlook
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sedang mengembangkan proyek energi hijau senilai US$2 miliar yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 2 GW dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) 500 MW. Proyek ini bertujuan menyediakan energi bersih untuk kebutuhan industri di kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia yang berfokus pada pengolahan nikel dan produksi baterai. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan menjadi 34% pada 2030 melalui Kemitraan Transisi Energi yang Berkeadilan (JETP).
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) telah meluncurkan proyek energi hijau senilai US$2 miliar yang mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 2 gigawatt dan fasilitas pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) 500 megawatt. Inisiatif komprehensif ini dirancang untuk menyediakan energi bersih bagi kebutuhan industri di kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia, yang berfokus pada pengolahan nikel dan industri hilir termasuk produksi baterai kendaraan listrik.
Pengembangan sumber energi terbarukan ini sejalan dengan komitmen nasional Indonesia di bawah Kemitraan Transisi Energi yang Berkeadilan (JETP) untuk meningkatkan pangsa energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi menjadi 34% pada tahun 2030. IWIP mempercepat transisi ini melalui pemanfaatan terintegrasi sumber energi terbarukan di kawasan industri Weda Bay yang terletak di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Proyek energi hijau ini akan memainkan peran penting dalam mendukung kebutuhan energi berbagai industri yang beroperasi di kawasan industri Weda Bay, terutama yang terlibat dalam pengolahan nikel dan produksi baterai untuk pasar kendaraan listrik. Dengan memanfaatkan energi surya dan angin, IWIP bertujuan meningkatkan ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.
US$2 Billion Green Energy Project Launch
Renewable Energy Capacity Expansion