Jakarta Among Cities at High Risk of Disappearing by 2100 Due to Climate Change
Back
Back
7
Impact
8
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 25
Sources1 verified

Jakarta Termasuk Kota yang Berisiko Tinggi Hilang pada 2100 Akibat Perubahan Iklim

Tim Editorial AnalisaHub·25 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Beberapa kota di dunia, termasuk Jakarta, diprediksi akan tenggelam atau menghilang pada tahun 2100 akibat kenaikan permukaan laut dan penurunan muka tanah. Jakarta tenggelam beberapa sentimeter setiap tahun, dengan 40% wilayahnya sudah berada di bawah permukaan laut, yang hanya dilindungi oleh tembok laut setinggi 2 meter. Penyebab utamanya adalah eksploitasi air tanah yang berlebihan dan urbanisasi yang tidak terkendali. Tanpa intervensi serius, sebagian besar Jakarta berpotensi berada di bawah permukaan laut pada akhir abad ini.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kota-Kota yang Terancam: Jakarta Berisiko Tenggelam pada 2100

Perubahan Iklim dan Kerentanan Perkotaan

World Economic Forum telah mengidentifikasi Jakarta sebagai salah satu kota dengan risiko tertinggi untuk menghilang pada tahun 2100 akibat kombinasi perubahan iklim dan penurunan muka tanah. Kota ini menghadapi tantangan besar karena mengalami kenaikan permukaan laut dan penurunan tanah yang cepat.

Kondisi Jakarta: Kota yang Tenggelam

Jakarta, ibu kota Indonesia, tenggelam dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Kota ini mengalami penurunan tanah hingga 10 inci (25 cm) per tahun di beberapa area, dengan 40% wilayahnya sudah berada di bawah permukaan laut. Situasi ini sangat kritis karena kota hanya dilindungi oleh tembok laut setinggi 2 meter dari banjir. Faktor utama yang menyebabkan kondisi ini adalah eksploitasi air tanah yang berlebihan dan pembangunan perkotaan yang tidak terkendali.

Penyebab dan Akibat

Tenggelamnya Jakarta dengan cepat terutama disebabkan oleh pengambilan air tanah yang berlebihan, yang menyebabkan tanah menjadi padat dan kehilangan volume. Selain itu, urbanisasi tanpa perencanaan infrastruktur yang memadai memperburuk keadaan. Jika tidak ditangani, sebagian besar Jakarta berpotensi terendam pada akhir abad ini, yang dapat menyebabkan perpindahan jutaan penduduk dan kerusakan ekonomi yang signifikan.

Kebutuhan akan Tindakan Segera

Untuk mengurangi krisis ini, pemerintah perlu menerapkan kebijakan pengelolaan air tanah yang ketat dan berinvestasi dalam peningkatan infrastruktur. Ini termasuk memperkuat tembok laut yang ada, mengembangkan sistem drainase yang lebih baik, dan mempromosikan praktik perencanaan kota yang lebih berkelanjutan. Situasi di Jakarta menjadi peringatan bagi kota-kota pesisir lain yang menghadapi tantangan lingkungan serupa.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Climate Change ImpactUrban FloodingEnvironmental Risk

Key Events

1

Climate Change Threat to Coastal Cities

2

Urban Infrastructure Risk

Timeline from 1 verified sources