Jakarta Businesses Push for Changes in Proposed Smoke-Free Zone Regulation
Back
Back
4
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 23
Sources1 verified

Pengusaha di Jakarta Desak Perubahan Aturan Kawasan Tanpa Rokok yang Diusulkan

Tim Editorial AnalisaHub·23 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pengusaha ritel dan UMKM di Jakarta mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta dan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta untuk menghapus beberapa ketentuan dalam Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Ranperda KTR). Perubahan yang diminta termasuk menghapus larangan display rokok dan mengizinkan penjualan rokok di area aktivitas ekonomi seperti pasar, restoran, dan hotel, mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pengusaha di Jakarta Desak Perubahan Aturan Kawasan Tanpa Rokok yang Diusulkan

Sektor Ritel Mendesak Penyesuaian Regulasi

Pengusaha ritel dan UMKM yang beroperasi di Jakarta mendesak anggota DPRD dan pejabat pemerintah untuk merevisi beberapa aspek Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (Ranperda KTR) untuk ibu kota. Ranperda ini saat ini sedang dipertimbangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta dan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Ketentuan Utama yang Diminta untuk Diubah

Komunitas bisnis, yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Modern Indonesia (Aprindo), secara khusus meminta penghapusan ketentuan-ketentuan yang mereka yakini tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Salah satu masalah utama adalah larangan menampilkan rokok di lingkungan ritel. Menurut John Ferry, Wakil Ketua Aprindo, ketentuan ini telah ditandai untuk dihapus mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Peran Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Dalam Negeri telah memfasilitasi diskusi antara para pemangku kepentingan dan telah merekomendasikan penyesuaian pada beberapa pasal dalam rancangan peraturan. Intervensi mereka telah mendukung posisi komunitas bisnis, karena Aprindo berpendapat bahwa saran-saran kementerian tersebut sejalan dengan peraturan pemerintah pusat. Hasil fasilitasi ini dipandang sebagai validasi terhadap kekhawatiran sektor ritel dan diharapkan membawa bobot signifikan dalam proses legislasi yang sedang berlangsung.

Implikasi bagi Lanskap Regulasi Jakarta

Hasil dari peninjauan regulasi ini akan memiliki implikasi signifikan bagi bisnis yang beroperasi di Jakarta, terutama yang berada di sektor ritel dan perhotelan. Jika perubahan yang diusulkan diadopsi, hal ini dapat mengurangi tekanan regulasi pada bisnis sambil tetap menjaga tujuan kesehatan masyarakat. Situasi ini menyoroti keseimbangan terus-menerus antara kepentingan ekonomi dan kekhawatiran kesehatan masyarakat dalam lingkungan regulasi Jakarta yang terus berkembang.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Regulatory AffairsBusiness AdvocacyPublic Health Policy

Key Events

1

Proposed Regulation Changes for Smoke-Free Zones

2

Business Community Advocacy

Timeline from 1 verified sources