Key insights and market outlook
Di kawasan Jatinegara, Jakarta, odong-odong (gerobak bermotor modifikasi) menjadi sumber penghasilan penting bagi warga yang kesulitan mencari pekerjaan. Operator seperti Deni bisa menghasilkan Rp 100.000 hingga Rp 400.000 per hari setelah dikurangi biaya, dengan tarif Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa. Memulai usaha odong-odong membutuhkan investasi awal Rp 15-20 juta untuk modifikasi kendaraan.
Di kawasan Jatinegara, Jakarta, odong-odong berwarna-warni telah menjadi lebih dari sekadar hiburan anak-anak - mereka telah menjadi sumber penghidupan penting bagi banyak warga. Gerobak bermotor modifikasi ini, dilengkapi dengan lampu hias dan bendera, berkeliling melalui jalan-jalan padat dan gang-gang sempit, menyediakan transportasi dan hiburan terjangkau 1
Operator seperti Deni, yang mulai mengemudi odong-odong pada tahun 2021 setelah kehilangan pekerjaannya selama pandemi, dapat menghasilkan antara Rp 100.000 hingga Rp 400.000 per hari setelah dikurangi biaya operasional. Tarif ditetapkan sebesar Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa, dengan tarif dewasa sudah termasuk bayi yang ikut 2
Memulai bisnis odong-odong membutuhkan investasi awal yang signifikan. Biaya modifikasi sepeda motor menjadi odong-odong lengkap berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, tergantung pada kualitas modifikasi. Operator biasanya membayar biaya sewa harian untuk kendaraan, mulai dari Rp 80.000 hingga Rp 100.000, ditambah biaya bahan bakar sekitar Rp 30.000 per hari 3
Bisnis odong-odong menunjukkan ketahanan ekonomi informal Jakarta dalam menghadapi kelangkaan lapangan kerja. Meskipun bukan pengganti pekerjaan formal, bisnis ini memberikan sumber pendapatan vital bagi banyak rumah tangga. Operasional ini juga menyoroti semangat kewirausahaan warga Jakarta dalam menciptakan peluang penghidupan dari sumber yang tidak konvensional.
Informal Transportation Business Growth
Microenterprise Investment Trends