Key insights and market outlook
Kabinet Jepang menyetujui anggaran pertahanan sebesar ¥9 triliun (sekitar US$58 miliar) untuk tahun fiskal mendatang, menandai peningkatan sebesar 9,4% dibandingkan anggaran sebelumnya. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, dengan Beijing menuduh Tokyo telah memicu perlombaan senjata di luar angkasa. Anggaran tersebut memprioritaskan peningkatan kemampuan serangan balasan dan sistem pertahanan pesisir Jepang, termasuk pengadaan rudal permukaan-ke-kapal dan sistem persenjataan nirawak.
Pemerintah Jepang telah menyetujui anggaran pertahanan sebesar ¥9 triliun untuk tahun fiskal mendatang, yang merupakan peningkatan signifikan sebesar 9,4% dibandingkan alokasi sebelumnya. Kenaikan besar dalam pengeluaran militer ini merupakan bagian dari program lima tahun Jepang yang bertujuan untuk menggandakan pengeluaran pertahanannya menjadi 2% dari PDB pada akhir periode tersebut. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan militer dengan China, dengan Beijing menuduh Tokyo telah memicu perlombaan senjata di luar angkasa.
Anggaran baru ini memberikan penekanan khusus pada peningkatan kemampuan serangan balasan Jepang dan penguatan sistem pertahanan pesisir. Prioritas pengadaan utama termasuk rudal permukaan-ke-kapal dan sistem persenjataan nirawak canggih. Peningkatan kemampuan militer ini dirancang untuk memperkuat postur pertahanan Jepang dalam menghadapi tantangan keamanan regional yang semakin besar.
Peningkatan signifikan dalam pengeluaran pertahanan Jepang mencerminkan keprihatinan negara tersebut terhadap dinamika keamanan regional, khususnya dalam hubungannya dengan China. Persetujuan anggaran ini datang ketika ketegangan antara kedua negara terus meningkat, dengan kedua belah pihak terlibat dalam serangkaian manuver diplomatik dan militer. Keputusan Jepang untuk meningkatkan kemampuan militernya kemungkinan akan memiliki implikasi jangka panjang bagi arsitektur keamanan regional dan berpotensi mempengaruhi strategi militer negara-negara lain di kawasan Asia-Pasifik.
Record Defense Budget Approval
Military Spending Increase
Regional Security Escalation