Key insights and market outlook
Ekonomi Jepang mengalami kontraksi pertama dalam enam kuartal, turun 1,8% secara tahunan di Kuartal III-2025. PDB kuartalan turun 0,4% pada Juli-September, dengan permintaan swasta menurun 1,8% akibat investasi residensial yang anjlok lebih dari 32%. Konsumsi pemerintah menjadi titik terang dengan pertumbuhan 2,2% per tahun. Kontraksi ini lebih kecil dari perkiraan, ditopang oleh belanja pemerintah.
Ekonomi Jepang mengalami kontraksi pertama kali dalam enam kuartal, dengan PDB turun 1,8% secara tahunan di Kuartal III-2025. Secara kuartalan, ekonomi Jepang menyusut 0,4% pada periode Juli-September. Kontraksi ini lebih kecil dari perkiraan pasar, terutama ditopang oleh konsumsi pemerintah.
Permintaan publik menjadi titik terang ekonomi dengan pertumbuhan 2,2% per tahun yang didorong oleh belanja pemerintah. Sebaliknya, permintaan swasta menghadapi tantangan signifikan, menurun 1,8% akibat penurunan investasi residensial yang anjlok lebih dari 32%. Penurunan investasi yang tajam ini berdampak besar pada kinerja ekonomi keseluruhan.
Belanja pemerintah yang terus berlanjut membantu mengurangi dampak penurunan ekonomi. Namun, sektor swasta mengalami kesulitan dengan penurunan aktivitas investasi, terutama di sektor residensial. Perbedaan kinerja antara sektor publik dan swasta ini menyoroti tantangan ekonomi yang saat ini dihadapi Jepang.
Q3 2025 GDP Contraction
Residential Investment Decline