Key insights and market outlook
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) diproyeksikan mengalami pertumbuhan laba signifikan karena harga ayam hidup yang meningkat. Analis Maybank Sekuritas Indonesia Paulina Margaret mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga baru Rp 3.200, yang merupakan kenaikan 15% dari proyeksi sebelumnya. Outlook positif ini didorong oleh harga ayam hidup yang lebih kuat setelah kuota Grand Parent Stock (GPS) 2024 dipangkas dan permintaan tambahan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) tetap menjadi peluang investasi menarik menurut analis Maybank Sekuritas Indonesia Paulina Margaret, yang mempertahankan rekomendasi beli untuk saham tersebut. Analis menaikkan target harga ke Rp 3.200, yang merupakan kenaikan 15% dari proyeksi sebelumnya. Revisi ini didasarkan pada asumsi price-to-earnings ratio (PER) 8,2 kali untuk tahun 2026, yang merupakan +0,2 standar deviasi dari rata-rata tiga tahun.
Outlook positif untuk JPFA terutama didorong oleh dua faktor utama: harga ayam hidup yang lebih kuat dan permintaan tambahan dari program pemerintah. Pengurangan kuota Grand Parent Stock (GPS) untuk tahun 2024 telah berkontribusi pada harga ayam hidup yang lebih tinggi, sementara implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan permintaan tambahan untuk produk ayam.
Pada Senin, 22 Desember 2025, saham JPFA diperdagangkan di Rp 2.650 per saham, mewakili penurunan 1,85%. Meskipun terjadi penurunan harian, prospek saham tetap menguntungkan mengingat outlook fundamental yang positif. Kinerja keuangan perusahaan diharapkan akan mendapat manfaat dari kondisi pasar saat ini, yang berpotensi mendorong harga saham menuju target analis.
Analyst Upgrade
Price Target Revision
Positive Earnings Projection