Key insights and market outlook
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) diprediksi mengalami kenaikan laba bersih sebesar 29,3% menjadi Rp 4,69 triliun pada akhir 2026, menurut riset Maybank Sekuritas Indonesia. Proyeksi pertumbuhan laba ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 22,16% menjadi Rp 79,81 triliun di 2026. Analis merekomendasikan pembelian saham JPFA berdasarkan proyeksi positif ini.
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), pemain utama di sektor perunggasan Indonesia, diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan dalam laba bersih pada akhir 2026. Menurut riset Maybank Sekuritas Indonesia tanggal 19 Desember 2025, laba bersih JPFA diproyeksikan mencapai Rp 4,69 triliun, menandai kenaikan sebesar 29,3% dari estimasi laba bersih Rp 3,63 triliun di 2025.
Pertumbuhan laba yang diharapkan ini sejalan dengan outlook pendapatan perusahaan. JPFA diproyeksikan akan mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 22,16%, mencapai Rp 79,81 triliun di 2026, naik dari estimasi Rp 65,33 triliun di 2025. Trajektori pendapatan yang positif ini merupakan faktor kunci yang mendukung proyeksi laba perusahaan.
Berdasarkan proyeksi positif ini, analis dari Maybank Sekuritas Indonesia merekomendasikan pembelian saham JPFA. Outlook positif untuk kinerja keuangan perusahaan di 2026 menjadikan ini sebagai peluang investasi menarik di sektor perunggasan.
Pertumbuhan yang diproyeksikan dalam kinerja keuangan Japfa menunjukkan kesehatan dan potensi keseluruhan industri perunggasan Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor ini, kinerja JPFA dapat memiliki implikasi lebih luas bagi pasar, berpotensi mempengaruhi sentimen investor dan tren industri.
2026 Profit Forecast
Revenue Growth Projection