Key insights and market outlook
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memutuskan untuk menunda peluncuran operasional Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan hingga liburan Idul Fitri 2026. Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan penyelesaian konstruksi dan memastikan jalan tol tersebut siap difungsionalkan selama musim mudik 2026. Penundaan ini berarti jalan tol tidak akan beroperasi selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), operator jalan tol milik negara, mengumumkan bahwa Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan tidak akan beroperasi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. CEO Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk memungkinkan penyelesaian konstruksi yang maksimal.
Penundaan ini direncanakan secara strategis untuk memastikan jalan tol siap sepenuhnya untuk musim mudik Idul Fitri 2026. Dengan fokus pada penyelesaian konstruksi, Jasa Marga bertujuan untuk menyediakan jalan tol yang berfungsi penuh bagi jumlah traveler yang besar yang diharapkan selama liburan Idul Fitri. Keputusan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan infrastruktur transportasi di Indonesia.
Jalan tol Japek II Selatan adalah proyek infrastruktur penting yang bertujuan mengurangi kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek yang ada. Sementara penundaan berarti bahwa traveler tidak akan merasakan manfaat dari jalan tol baru selama periode Nataru, diharapkan akan memberikan manfaat besar selama musim mudik 2026. Keputusan Jasa Marga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur untuk periode perjalanan besar.
Toll Road Operational Delay
Infrastructure Project Update