Key insights and market outlook
PT Jasamarga Marga Bali Tol (JBT) telah mengaktifkan 2 Gardu Tol Otomatis (GTO) tambahan di Gerbang Tol Benoa, Bali, untuk mengatasi peningkatan arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. GTO baru ini telah beroperasi sejak 22 Desember 2025 dan bertujuan mengurangi kemacetan di gerbang tol yang biasanya menangani 28.000 transaksi harian. Langkah proaktif ini merupakan bagian dari upaya JBT untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama musim liburan puncak.
PT Jasamarga Marga Bali Tol (JBT), operator jalan tol di Bali, telah melakukan peningkatan infrastruktur signifikan dengan mengaktifkan 2 Gardu Tol Otomatis (GTO) tambahan di Gerbang Tol Benoa. Langkah strategis ini, efektif sejak 22 Desember 2025, dirancang untuk mengatasi lonjakan arus lalu lintas yang diperkirakan terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru 2025.
Gerbang Tol Benoa biasanya memproses rata-rata 28.000 transaksi harian dalam kondisi normal. Namun, selama musim liburan puncak seperti Nataru, volume lalu lintas meningkat signifikan, sering menyebabkan kemacetan. Mengantisipasi tantangan ini, JBT mengambil langkah proaktif dengan memasang dan mengoperasikan 2 unit GTO baru.
Proses pemasangan GTO tambahan dimulai awal Desember 2025 dan selesai dalam waktu sekitar tiga minggu. Menurut I Ketut Adiputra Karang, Direktur Utama JBT, keputusan menambah GTO dibuat untuk mencegah potensi antrean dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di Gerbang Benoa.
Pengenalan GTO baru ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional Gerbang Benoa secara signifikan. Dengan menambah kapasitas gerbang tol untuk menangani volume transaksi yang lebih tinggi, JBT bertujuan meminimalkan keterlambatan dan memperbaiki pengalaman perjalanan bagi pengguna jalan selama periode liburan sibuk.
Infrastructure Upgrade
Traffic Management Initiative