Key insights and market outlook
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatatkan pertumbuhan premi asuransi penerbangan sebesar 4,97% secara tahunan menjadi Rp185,6 miliar per Oktober 2025 1
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melaporkan peningkatan premi asuransi penerbangan sebesar 4,97% secara tahunan, mencapai Rp185,6 miliar per Oktober 2025 1
Jasindo telah menerapkan program Risk Management Partnership (RMP) untuk meningkatkan penetrasi pasar dan kualitas layanan di bidang asuransi penerbangan. Perusahaan ini fokus pada inovasi layanan dan penguatan kapabilitas pemasaran untuk memberikan analisis risiko yang sesuai dengan kebutuhan klien. Strategi ini bertujuan untuk menyajikan layanan perlindungan yang tepat sambil menjaga prinsip tata kelola, risiko, dan kepatuhan.
Dalam perkembangan terkait, lini asuransi rekayasa Jasindo mengalami lonjakan signifikan, tumbuh sebesar 232,75% secara tahunan per Oktober 2025 2
Pertumbuhan premi asuransi penerbangan dipandang sebagai sinyal positif bagi industri, terutama dengan maskapai yang bersiap memperluas armada dan meningkatkan frekuensi penerbangan untuk mengakomodasi permintaan tinggi selama musim liburan. Kementerian Perhubungan telah meminta maskapai, termasuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., untuk meningkatkan kapasitas angkutan udara melalui penambahan penerbangan dan pesawat yang lebih besar.
Pakar industri percaya bahwa peningkatan premi asuransi penerbangan terkait langsung dengan penambahan armada pesawat oleh maskapai. Menurut Julian Noor, praktisi asuransi senior, meskipun peningkatan frekuensi penerbangan tidak secara langsung memengaruhi asuransi penerbangan, penambahan pesawat baru akan berdampak. Ia juga mencatat bahwa asuransi penerbangan biasanya dikelola secara global karena nilai aset yang tinggi dan jumlah pesawat yang terbatas, sehingga sulit bagi pasar domestik untuk mengelola risiko tersebut sendiri.
Aviation Insurance Premium Growth
Engineering Insurance Surge