Key insights and market outlook
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatat pertumbuhan premi asuransi pengangkutan atau marine cargo sebesar 50,34% year-on-year menjadi Rp71 miliar hingga November 2025. Meski terjadi kontraksi ekspor, Jasindo melihat prospek pertumbuhan positif untuk 2026 yang didorong oleh kebutuhan mitigasi risiko rantai pasok. Perusahaan berencana fokus pada kualitas portofolio, peningkatan layanan, dan solusi yang disesuaikan sementara asosiasi industri merekomendasikan kerja sama yang lebih luas dan digitalisasi.
PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melaporkan peningkatan premi asuransi marine cargo sebesar 50,34% year-on-year, mencapai Rp71 miliar hingga November 2025. Pertumbuhan ini sangat signifikan mengingat kondisi ekspor Indonesia yang mengalami kontraksi tajam pada Oktober dan November 2025, yakni sebesar 2,31% dan 6,6% YoY.
Permintaan asuransi marine cargo masih didominasi oleh sektor pertambangan yang memiliki nilai ekspor tinggi dan risiko pengangkutan signifikan. Meskipun terjadi fluktuasi ekspor jangka pendek, manajemen Jasindo meyakini bahwa pertumbuhan premi marine cargo menunjukkan bahwa pelaku usaha tetap mengutamakan mitigasi risiko rantai pasok. Perusahaan optimis terhadap prospek lini usaha ini di 2026, didorong oleh kebutuhan manajemen risiko dalam operasi perdagangan global yang kompleks.
Untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan, Jasindo fokus pada ekspansi selektif dan berkelanjutan melalui tiga strategi utama:
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mendukung arah strategis ini dan merekomendasikan agar perusahaan asuransi di industri:
AAUI memiliki outlook moderat untuk segmen asuransi marine cargo di 2026, mengharapkan peluang pertumbuhan selektif dengan asumsi stabilisasi perdagangan global dan aktivitas logistik nasional yang lebih kuat. Fokus diharapkan bergeser ke arah pertumbuhan berkualitas, manajemen risiko yang prudent, dan inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan perdagangan dan logistik yang terus berkembang.
Marine Cargo Insurance Premium Growth
Export Contraction Impact
Insurance Industry Outlook