Key insights and market outlook
Stasiun Jatake di Tangerang hampir rampung dengan semua fasilitas pendukung sudah siap, termasuk parkir, toilet, eskalator, dan lift. Pengujian operasional stasiun saat ini sedang berlangsung, menunggu kesiapan PT KAI (Persero) dan pengembang Sinar Mas. Rencana awal menunjukkan stasiun akan beroperasi pada Januari 2026.
Proyek pembangunan Stasiun Jatake di Tangerang telah mencapai tahap akhir dengan seluruh infrastruktur pendukung telah selesai. Menurut Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, konstruksi fisik stasiun telah rampung, dengan fasilitas parkir, toilet, eskalator, dan lift semuanya sudah operasional 1
Per Desember 2025, stasiun telah memasuki tahap pengujian operasional. Allan Tandiono mengonfirmasi bahwa aspek fisik sudah siap, menyatakan, "Bangunan sudah siap. Pengunjung sudah bisa mengakses parkir, toilet, eskalator, dan lift." Proses pengujian ini krusial untuk memastikan semua sistem berfungsi dengan baik sebelum peluncuran publik.
Walaupun infrastruktur sudah lengkap, peluncuran operasional bergantung pada kesiapan PT KAI (Persero) dan pengembang Sinar Mas. CEO KAI Bobby Rasyidin sebelumnya mengindikasikan bahwa stasiun akan mulai beroperasi pada Januari 2026. Timeline ini sejalan dengan proses finalisasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub.
Penyelesaian Stasiun Jatake merupakan perkembangan signifikan dalam infrastruktur perkeretaapian Indonesia. Ketika operasional, stasiun ini akan meningkatkan konektivitas transportasi di wilayah Tangerang, mendukung lalu lintas komuter dan aktivitas ekonomi lokal. Kesiapan stasiun ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur transportasi publik.
Infrastructure Completion
Transportation Project Update