JP Morgan Sees Potential for IHSG to Reach 10,000 in 2026 Driven by Multiple Positive Sentiments
Back
Back
8
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

JP Morgan Melihat Peluang IHSG Capai 10.000 di 2026 Didorong Sentimen Positif

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

JP Morgan tetap optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia di tahun 2026 setelah melewati transisi politik tahun ini. Firma tersebut memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mencapai 10.000 didorong oleh beberapa faktor positif termasuk pelonggaran moneter yang berlanjut dengan potensi pemangkasan suku bunga 50 basis poin oleh Bank Indonesia dan peningkatan belanja pemerintah melalui fiskal dan Danantara. Faktor pendukung lainnya termasuk partisipasi investor ritel yang meningkat dan aliran dana institusi yang membaik.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

JP Morgan Proyeksikan IHSG Capai 10.000 di 2026

Sentimen Positif Penggerak Pertumbuhan Pasar

JP Morgan tetap optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia di tahun 2026 setelah transisi politik tahun ini. Bank investasi tersebut memproyeksikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mencapai level 10.000 didorong oleh berbagai faktor positif.

Faktor Utama Pertumbuhan Pasar

  1. Pelonggaran Moneter yang Berlanjut: JP Morgan memperkirakan Bank Indonesia akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter dengan potensi pemangkasan suku bunga 50 basis poin di 2026. Langkah ini diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan mendorong pasar saham.
  2. Peningkatan Belanja Pemerintah: Pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi melalui fiskal dan Danantara diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan konsumsi domestik. Penataan ulang fungsi Danantara menjadi holding, asset management, dan investment management dipandang sebagai katalis penting bagi pasar.
  3. Partisipasi Investor Ritel yang Meningkat: Jumlah investor ritel terus meningkat, mendekati rekor era pandemi COVID-19 di 2020. Tren ini diperkirakan berlanjut hingga semester pertama 2026 sebelum stabil di semester kedua.
  4. Aliran Dana Institusi yang Membaik: Aliran dana investor institusi diharapkan membaik karena mandat investasi baru dari Danantara, peningkatan alokasi ekuitas dari dana pensiun milik negara, dan kondisi makroekonomi global yang lebih baik.

Rekomendasi Sektor

JP Morgan merekomendasikan sektor-sektor yang berpotensi berkinerja baik di 2026, antara lain:

  • Sektor Industri
  • Sektor Bahan Baku/Material
  • Sektor Konsumen
  • Sektor Properti

Risiko Potensial

Meski optimis, JP Morgan mencatat potensi risiko yang dapat menghambat kenaikan pasar, seperti pelemahan rupiah yang berlarut-larut yang dapat mengganggu kondisi bisnis dan memicu arus dana keluar.

Ekspektasi Laba

Firma tersebut memperkirakan pertumbuhan laba emiten sebesar 8% di 2026, membaik dibandingkan pertumbuhan negatif single-digit di 2025. Pertumbuhan laba ini dipandang sebagai faktor positif yang mendukung outlook bullish pasar.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

IHSG OutlookMonetary PolicyMarket Growth Drivers

Key Events

1

IHSG Potential Growth to 10,000

2

Monetary Easing Continuation

3

Danantara Restructuring Impact

Timeline from 1 verified sources