Key insights and market outlook
Bank swasta Swiss, Julius Baer, mengakuisisi 2,8 miliar saham (14,03%) di PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA) setelah Bank of Singapore melepas kepemilikannya. Akuisisi ini membuat total kepemilikan Julius Baer menjadi 24,03%, menjadikannya pemegang saham kedua terbesar setelah PT Capital Global Investama (49,66%). Transaksi ini dihargai Rp1 per saham dengan ketentuan 'free of payment-transfer out'.
Bank swasta Swiss, Julius Baer, melakukan investasi signifikan di PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA) dengan mengakuisisi 2,8 miliar saham yang mewakili 14,03% modal bank. Akuisisi ini terjadi segera setelah Bank of Singapore melepas kepemilikan yang identik pada 24 Desember 2025. Transaksi ini dihargai Rp1 per saham dengan ketentuan 'free of payment-transfer out', yang berarti saham dialihkan tanpa pembayaran tambahan.
Setelah akuisisi ini, total kepemilikan Julius Baer di BACA meningkat menjadi 24,03% dari sebelumnya 10,00%, menjadikannya pemegang saham kedua terbesar di bank Indonesia tersebut. PT Capital Global Investama tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 49,66%. Free float saat ini mencapai 25,3% atau 5,04 miliar saham.
Harga saham BACA bereaksi positif terhadap perubahan struktur kepemilikan. Pada minggu menjelang akhir 2025, saham BACA melonjak 28,57% menjadi Rp234 per saham. Untuk bulan Desember 2025, saham mencatat kenaikan 48,10%. Meskipun saham ditutup 4,20% lebih rendah di Rp228 pada 7 Januari 2026, saham masih mencatat kenaikan 3,64% sepanjang tahun berjalan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi terkait transaksi antara Bank of Singapore dan BACA. I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengonfirmasi bahwa baik Bank of Singapore maupun Capital Global Investama telah memenuhi kewajiban pelaporan mereka sebagaimana diamanatkan oleh POJK No. 4/2024. Regulasi ini mewajibkan pengungkapan bagi pemegang saham yang memiliki minimal 5% hak suara.
Perubahan struktur kepemilikan ini terjadi setelah Bank of Singapore sebelumnya mengakuisisi 14,03% sahamnya melalui transaksi repurchase agreement (repo). Bank of Singapore telah mengklarifikasi bahwa investasi ini tidak merupakan pengendalian dan mereka tidak memiliki rencana untuk mempertahankan atau memperoleh pengendalian BACA. Perkembangan terbaru dengan Julius Baer membawa stabilitas pada basis pemegang saham BACA sambil memperkenalkan mitra perbankan internasional yang signifikan.
Significant Share Acquisition
Shareholding Structure Change
Strategic Investment