Key insights and market outlook
Fenomena astronomi oposisi Jupiter akan terjadi pada 10 Januari 2026, memungkinkan pengamat untuk menyaksikan planet terbesar di Tata Surya kita di langit malam. Peristiwa ini, yang disebabkan oleh penyelarasan Matahari, Jupiter, dan Bumi, akan membuat Jupiter terlihat sepanjang malam. Pengamat dapat melihat planet ini tanpa peralatan khusus, menjadikannya kesempatan unik bagi astronom amatir dan profesional.
Oposisi Jupiter adalah peristiwa astronomi penting di mana Jupiter menjadi terlihat di langit malam karena penyelarasan dengan Matahari dan Bumi. Konfigurasi ini, yang dikenal sebagai oposisi, terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Jupiter hampir berada dalam satu garis lurus, dengan Bumi di tengah.
Selama oposisi, Jupiter akan berada pada titik terangnya dan terlihat sepanjang malam. Pengamat dapat menemukan Jupiter di langit tanpa perlu peralatan khusus, membuat peristiwa ini dapat diakses oleh pengamat bintang amatir dan astronom profesional. Oposisi terjadi kira-kira setiap 13 bulan, karena Jupiter membutuhkan sekitar 12 tahun untuk mengorbit Matahari.
Oposisi Jupiter bukan hanya tontonan visual; ini juga memberi astronom kesempatan untuk mempelajari planet secara detail. Peristiwa ini memungkinkan pengamatan yang lebih baik terhadap atmosfer Jupiter, bulan-bulannya, dan formasi awan. Astronom dapat memanfaatkan penyelarasan ini untuk mengumpulkan data berharga tentang komposisi dan perilaku planet.