Key insights and market outlook
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI optimis memperluas layanan kereta cepat ke Banyuwangi mengikuti instruksi Presiden Prabowo Subianto. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa perusahaan dapat memenuhi arahan presiden karena tingkat okupansi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh terus meningkat. Perluasan ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di seluruh pulau Jawa.
PT Kereta Api Indonesia (Persero), atau KAI, telah menyatakan keyakinannya dalam memperluas jaringan kereta cepat ke Banyuwangi setelah instruksi terbaru dari Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut diberikan saat peresmian Stasiun Tanah Abang yang baru. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menekankan bahwa perusahaan siap melaksanakan perluasan ini karena Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dijuluki Whoosh, terus menunjukkan peningkatan tingkat okupansi.
Kesuksesan KCJB telah menjadi faktor penting dalam optimisme KAI. Dengan tingkat okupansi Whoosh yang terus meningkat, perusahaan tidak melihat adanya hambatan besar dalam mengoperasikan layanan yang diperluas. Bobby Rasyidin menyebutkan bahwa tren positif dalam jumlah penumpang memberi KAI kepercayaan diri untuk melanjutkan rencana perluasan, yang mencakup potensi rute ke Surabaya dan lebih jauh ke Banyuwangi.
Perluasan yang direncanakan ini sejalan dengan strategi pembangunan infrastruktur pemerintah yang lebih luas, terutama dalam meningkatkan konektivitas transportasi di Jawa. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah yang terhubung oleh jaringan kereta cepat. Ketika KAI melanjutkan rencana ini, perkembangan ini kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan bagi sektor transportasi dan pertumbuhan ekonomi regional.
High-Speed Rail Expansion Plans
Presidential Directive on Rail Expansion