Key insights and market outlook
PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan meresmikan Stasiun Jatake pada Januari 2026, menandai perkembangan signifikan dalam infrastruktur transportasi Jakarta. Stasiun baru ini, yang terletak di Tangerang, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas di kawasan yang berkembang pesat di sekitar Jakarta. KAI melaporkan peningkatan jumlah penumpang yang stabil di jalur Rangkasbitung, dengan 70,5 juta pengguna tercatat antara Januari dan November 2025.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang mempersiapkan peresmian Stasiun Jatake pada Januari 2026, yang merupakan perkembangan besar dalam jaringan transportasi Jakarta. Stasiun ini berlokasi strategis di Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Proyek infrastruktur baru ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk memperkuat layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta.
Keputusan untuk membuka Stasiun Jatake muncul di tengah peningkatan jumlah penumpang yang stabil di jalur Rangkasbitung. Menurut data KAI, jumlah penumpang menunjukkan pertumbuhan konsisten: 43,3 juta pada 2022, 62,1 juta pada 2023, 70,0 juta pada 2024, dan 70,5 juta pada sebelas bulan pertama 2025. Tren ini menggarisbawahi meningkatnya permintaan akan solusi transportasi yang efisien di wilayah tersebut.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menekankan bahwa Stasiun Jatake dirancang untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat ini. Kehadiran stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas regional dan mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien. Rasyidin menyoroti bahwa stasiun ini akan melayani penduduk yang terus bertambah di sekitarnya, memberikan mereka pilihan transportasi yang nyaman dan andal.
Pembangunan Stasiun Jatake merupakan bukti komitmen KAI untuk meningkatkan infrastruktur perkeretaapian Indonesia. Dengan menyelesaikan pembangunan stasiun ini bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, KAI siap meluncurkan stasiun ini pada awal 2026. Proyek ini tidak hanya memenuhi permintaan transportasi publik yang meningkat tetapi juga sejalan dengan tujuan yang lebih luas untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan di wilayah metropolitan Jakarta.
Inauguration of Jatake Station
Increased Ridership on Rangkasbitung Line