Key insights and market outlook
Provinsi Kalimantan mengalami kerugian yang signifikan sebesar Rp300,6 miliar akibat scam di 2025, dengan mayoritas kerugian berasal dari panggilan palsu dan scam belanja online. Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melaporkan bahwa Kalimantan Timur adalah daerah yang paling terkena, dengan Rp139,6 miliar kerugian. Bank Indonesia dan OJK bekerja sama untuk melawan scam ini dan mengedukasi masyarakat tentang cara menghindarinya.
Provinsi Kalimantan telah terkena dampak scam di 2025, dengan kerugian total sebesar Rp300,6 miliar. Ini adalah peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya dan telah meningkatkan kekhawatiran di antara pihak berwenang dan masyarakat.
Jenis scam yang paling umum di Kalimantan adalah panggilan palsu dan scam belanja online. Panggilan palsu melibatkan penipu yang berpura-pura sebagai pegawai bank atau polisi, sedangkan scam belanja online melibatkan penipu yang membuat toko online palsu atau berpura-pura sebagai penjual di media sosial.
Kalimantan Timur adalah daerah yang paling terkena, dengan kerugian sebesar Rp139,6 miliar. Daerah lain, seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan, juga mengalami kerugian yang signifikan.
Bank Indonesia dan OJK bekerja sama untuk melawan scam ini dan mengedukasi masyarakat tentang cara menghindarinya. Mereka telah meluncurkan kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya scam dan telah membentuk tim tugas untuk menyelidiki dan menuntut penipu.
Scam adalah masalah yang meningkat di Kalimantan, dan sangat penting bahwa pihak berwenang dan masyarakat bekerja sama untuk melawannya. Dengan menyadari jenis scam dan mengambil langkah untuk melindungi diri, kita dapat mengurangi risiko menjadi korban kejahatan ini.
Scam Losses in Kalimantan
Fake Call Scams
Online Shopping Scam