Key insights and market outlook
Karatungga, sebuah brand yang didirikan oleh Puteri Widia, sedang menghidupkan kembali warisan batik Peranakan Indonesia melalui desain modern dan warna pastel. Brand ini menggabungkan teknik tradisional dengan gaya kontemporer untuk menarik generasi muda sambil melestarikan warisan budaya. Kisah sukses Karatungga dimulai dengan latar belakang unik pendirinya - Puteri Widia, mantan pramugari AirAsia yang beralih ke industri fesyen untuk mempromosikan produk budaya Indonesia.
Karatungga, sebuah brand fesyen Indonesia yang didirikan oleh Puteri Widia, membuat langkah signifikan dalam menghidupkan kembali warisan budaya negara melalui pendekatannya yang unik terhadap batik Peranakan. Brand ini menggabungkan teknik batik tradisional dengan elemen desain modern dan palet warna pastel untuk menciptakan karya yang menarik bagi generasi muda sambil mempertahankan akar budayanya.
Perjalanan Puteri Widia ke industri fesyen dimulai dengan cara yang tidak konvensional. Dengan pengalaman hampir satu dekade sebagai pramugari di AirAsia, Widia menyaksikan langsung kesenjangan dalam bagaimana brand internasional dipersepsikan versus produk budaya lokal seperti batik tulis. Pengalaman ini memicu tekadnya untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia melalui fesyen.
Fokus Karatungga pada batik Peranakan mewakili lebih dari sekadar pernyataan fesyen - ini adalah revival budaya. Batik Peranakan, yang dipengaruhi oleh budaya Jepang, China, dan Belanda, adalah aspek unik dari warisan beragam Indonesia. Dengan memodernisasi desain tradisional ini, Karatungga membuat mereka relevan bagi audiens kontemporer sambil melestarikan signifikansi historis mereka.
Brand ini menghadapi tantangan mengubah persepsi tentang batik tradisional, yang sering kali diremehkan demi brand internasional. Namun, tantangan ini juga menghadirkan peluang untuk mendidik konsumen tentang nilai dan keindahan produk budaya Indonesia. Melalui pendekatannya yang inovatif, Karatungga tidak hanya mempromosikan warisan Indonesia tetapi juga berkontribusi pada ekonomi budaya negara.
Cultural Fashion Brand Launch
Traditional Craft Modernization