Karatungga: Reviving Peranakan Batik for Modern Indonesia
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 10
Sources1 verified

Karatungga: Menghidupkan Kembali Batik Peranakan untuk Indonesia Modern

Tim Editorial AnalisaHub·10 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Karatungga, sebuah brand yang didirikan oleh Puteri Widia, sedang menghidupkan kembali warisan batik Peranakan Indonesia melalui desain modern dan warna pastel. Brand ini menggabungkan teknik tradisional dengan gaya kontemporer untuk menarik generasi muda sambil melestarikan warisan budaya. Kisah sukses Karatungga dimulai dengan latar belakang unik pendirinya - Puteri Widia, mantan pramugari AirAsia yang beralih ke industri fesyen untuk mempromosikan produk budaya Indonesia.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Karatungga: Menghidupkan Kembali Batik Peranakan untuk Era Modern

Perspektif Baru tentang Warisan Budaya

Karatungga, sebuah brand fesyen Indonesia yang didirikan oleh Puteri Widia, membuat langkah signifikan dalam menghidupkan kembali warisan budaya negara melalui pendekatannya yang unik terhadap batik Peranakan. Brand ini menggabungkan teknik batik tradisional dengan elemen desain modern dan palet warna pastel untuk menciptakan karya yang menarik bagi generasi muda sambil mempertahankan akar budayanya.

Dari Pramugari ke Pengusaha Fesyen

Perjalanan Puteri Widia ke industri fesyen dimulai dengan cara yang tidak konvensional. Dengan pengalaman hampir satu dekade sebagai pramugari di AirAsia, Widia menyaksikan langsung kesenjangan dalam bagaimana brand internasional dipersepsikan versus produk budaya lokal seperti batik tulis. Pengalaman ini memicu tekadnya untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia melalui fesyen.

Signifikansi Budaya dan Pendekatan Pasar

Fokus Karatungga pada batik Peranakan mewakili lebih dari sekadar pernyataan fesyen - ini adalah revival budaya. Batik Peranakan, yang dipengaruhi oleh budaya Jepang, China, dan Belanda, adalah aspek unik dari warisan beragam Indonesia. Dengan memodernisasi desain tradisional ini, Karatungga membuat mereka relevan bagi audiens kontemporer sambil melestarikan signifikansi historis mereka.

Tantangan dan Peluang

Brand ini menghadapi tantangan mengubah persepsi tentang batik tradisional, yang sering kali diremehkan demi brand internasional. Namun, tantangan ini juga menghadirkan peluang untuk mendidik konsumen tentang nilai dan keindahan produk budaya Indonesia. Melalui pendekatannya yang inovatif, Karatungga tidak hanya mempromosikan warisan Indonesia tetapi juga berkontribusi pada ekonomi budaya negara.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Cultural FashionBatik RevivalIndonesian Heritage

Key Events

1

Cultural Fashion Brand Launch

2

Traditional Craft Modernization

Timeline from 1 verified sources